LINIMASA - Beredar narasi jika Satrio Dewandono nekat main ddukun hingga kirim jin ke tubuh Iis Dahlia agar bisa menikahi Salshadilla juwita.
Keluarga Iis Dahlia tengah menjadi sorotan publik. Banyak rumor miring dialamatkan pada keluarga pedangdut itu.
Isu miring yang menimpa keluarga Iis Dahlia bermula dari aksi Satrio Dewandono yang mencium bibir anak tirinya, Salshadilla juwita saat sungkeman lebaran.
Imbas aksi Satrio tersebut, netizen menduga jika suami Iis dahlia itu mempunyai hubungan spesial dengan Salshadilla.
Terbaru, beredar rumor jika Satrio Dewandono main dukun hingga mengirim jin ke tubuh Iis Dahlia agar bisa menikahi Salshadilla.
Kabar tersebut diketahui melalui kanal YouTube PORTAL JURNALIS yang berjudul "Dukun Kiriman Satrio, Membuat Tubuh Iis Dahlia Menjadi Sarang Jin".
"Ngeri! Tubuh Iis Dahlia Menjadi Sarang Jin, Dukun Kiriman Satrio Membuat Istrinya Semakin Gila" begitu narasi yang tercantum dalam thumbnail video tersebut.
Lantas, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Setelah dilakukan penelusuran, tidak ada bukti valid yang mengarah pada klaim tersebut.
Narator hanya menyampaikan informasi soal Satrio yang mencium bibir Salshadilla pasca sungkeman lebaran.
Adapun foto yang digunakan pada thumbnail ttersebut merupakan hasil rekayasa si narator.
Hingga akhir video, tidak ada penjelasan bahkan bukti yang menyatakan jika Satrio main dukun dan mengirim jin ke tubuh Iis Dahlia.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim Satrio Dewandono nekat main ddukun hingga kirim jin ke tubuh Iis Dahlia agar bisa menikahi Salshadilla juwita merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].