3. Gagal Ginjal
Gagal ginjal adalah kondisi kesehatan serius yang terjadi ketika salah satu atau kedua ginjal tidak lagi berfungsi dengan baik. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis, seperti diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi.
Para peneliti telah menemukan bahwa adanya kandungan amonia dalam napas dapat menjadi indikasi adanya gagal ginjal.
Berdasarkan temuan ini, para ilmuwan dari University of Illinois telah mengembangkan perangkat sekali pakai yang dapat mendeteksi jejak napas yang mengindikasikan gagal ginjal.
4. Diabetes
Penelitian menunjukkan bahwa pasien dengan diabetes dapat memiliki bau napas yang mirip dengan buah.
Hal ini disebabkan oleh kondisi yang disebut ketoasidosis, yang terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin atau insulin tidak efektif.
Ketoasidosis adalah kondisi yang serius dan dapat mengancam nyawa di mana tubuh mulai membakar lemak sebagai sumber energi karena tidak dapat menggunakan glukosa dengan efisien.
Proses ini menghasilkan zat-zat yang disebut keton, yang dapat memberikan bau khas yang mirip dengan aroma buah pada napas pasien.
Baca Juga: Raih Emas di Sea Games 2023, Jokowi Bangga atas Prestasi Timnas Indonesia U-22: Sangat Happy Banget
5. Gagal Hati
Ketika hati seseorang berhenti berfungsi atau berfungsi dengan tidak optimal, beberapa racun dan kontaminan dapat menumpuk dalam urine, keringat, dan napas. Bau ikan mentah sering dikaitkan dengan kondisi gagal hati.
Gagal hati dapat menyebabkan gangguan dalam pemrosesan bahan kimia di dalam tubuh, termasuk senyawa-senyawa yang biasanya dipecah oleh hati.
Akibatnya, senyawa-senyawa tersebut dapat terakumulasi dan mempengaruhi bau tubuh seseorang.