LINIMASA - Sebuah video di YouTube mengklaim bahwa Jokowi mengundang Anies Baswedan ke Istana untuk melakukan kesepakatan besar. Video tersebut diunggah oleh akun LIDAH RAKYAT pada tanggal 14 Mei 2022.
Hingga saat ini, video tersebut telah ditonton lebih dari 9.400 kali. Dalam video tersebut berjudul "Tak Disangka! Jokowi Undang Anies Ke Istana Lakukan Kesepakatan Besar, Ganjar Menangis Keluar, Viral." Di thumbnail video tersebut juga terdapat keterangan "GANJAR TERSINGKIRKAN. JOKOWI UNDANG ANIES KE ISTANA, TAK DISANGKA LAKUKAN KESEPAKATAN INI."
Tim penelusuran dari Linimasa.suara.com telah menyelidiki keseluruhan video yang berdurasi 8.09 menit tersebut. Hasilnya, video tersebut terbukti sebagai hoaks karena judul dan keterangan di thumbnail video tidak sesuai dengan isi sebenarnya.
Pada keseluruhan video, tidak ada pembahasan atau bukti yang menunjukkan bahwa Jokowi melakukan kerjasama dengan Anies Baswedan. Selain itu, setelah melakukan pencarian menggunakan kata kunci "Jokowi undang Anies ke istana untuk melakukan kerjasama," tidak ditemukan informasi terkait hal tersebut di Google.
Narasi dalam video tersebut hanya membacakan artikel dari wartaekonomi.co.id yang berjudul "Ganjar Pranowo Bakal Ditinggal Kabur? Jokowi Disebut Bakal Pilih Sosok Ini untuk Melindungi Kepentingannya Pasca Lengser, Siapa?" Artikel tersebut diunggah pada tanggal 11 Mei 2023 dan ditulis oleh Wartawan Senior dari Forum News Network (FNN) bernama Hersubeno Arief (Heru).
Dalam artikel tersebut, Heru menyebutkan bahwa Presiden Jokowi memiliki kepentingan diri dan keluarga yang harus dijaga oleh calon presiden setelah Jokowi tidak lagi menjabat pada tahun 2024. Meskipun PDIP mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden, Heru menyebut bahwa Jokowi tidak akan sepenuhnya mendukung Ganjar dan justru akan sepenuhnya mendukung Prabowo Subianto.
Sementara itu, gambar yang ada di thumbnail video tersebut merupakan hasil editan. Foto Jokowi dan Anies yang sedang bersalaman mirip dengan foto yang diunggah di Twitter oleh akun @ralucublass pada tanggal 17 Desember 2022.
Pada gambar editan tersebut, latar belakang istana ditambahkan dan ditambahkan juga foto Ganjar Pranowo.
Anies Baswedan baru-baru ini mengkritik program subsidi mobil listrik yang digalakan oleh pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Anies berpendapat bahwa program tersebut bukanlah solusi untuk mengatasi permasalahan polusi udara.
Baca Juga: Kasus Korupsi BTS 4G, Kejagung Sebut Penetapan Tersangka Johnny G Plate Tak Ada Unsur Politik
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa video yang mengklaim Jokowi mengundang Anies ke istana untuk melakukan kesepakatan termasuk kategori HOAX.