LINIMASA - Kabar duka datang dari aktor senior Muhammad Jueri atau yang lebih dikenal dengan Eeng Saptahadi.
Eeng Saptahadi meninggal dunia di usia 65 tahun pada Minggu (21/5/2023) malam di RS Primaya, Bekasi.
Kabar berpulangnya Eeng Saptahadi dibagikan oleh Ratu Dewi Imasy yang merupakan rekan satu sinetronnya di 'Takdir Cinta yang Kupilih'.
Ratu Dewi Imasy memposting foto kebersamaannya dengan Eeng Saptahadi serta menuliskan keterangan turut berduka cita.
"Innalilahi wainnaillaihi Raji'un, Turut Berduka Cita Yang Sedalam Dalamnya Atas Meninggalnya Mas Eeng Saptahadi,” tulis Ratu Dewi Imasy, Senin (22/5/2023).
Selain itu, Ratu Dewi Imasy tak lupa memanjatkan doa terbaik untuk Eeng Saptahadi .
“Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT dan semoga beliau ditempatkan diantara orang-orang yang beriman dan beramal shaleh ... Selamat jalan Mas Eeng,, Kebaikan dan ketulusan hati beliau akan selaludi ingat selamanya di dalam hati. Semoga beliau sudah tenang di sisi-Nya dan semoga keluarga yg ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," imbuhnya.
Akun Instagram resmi SCTV yang menayangkan sinetron “Takdir Cinta Yang Kupilih” juga mengucapkan bela sungkawa atas kepergian aktor tersebut.
“Kami segenap keluarga SCTV turut berduka atas kepergian Eeng Saptahadi. Semoga almarhum beristirahat dengan tenang dan keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan,” tulisnya.
Baca Juga: Intstagram Kembali Alami Eror, Jadi Trending Topik di Twitter
Eeng Saptahadi diketahui lahir di Indramayu pada 15 Februari 1958. Debutnya di dunia perfilman dimulai pada 1983 saat membintangi film “Senjata Rahasia Nona”.
Namun, nama Eeng Saptahadi sendiri mulai dikenal publik setelah bermain dalam sinetron TVRI berjudul “Losmen” bersama sejumlah artis terkenal, mulai dari Mieke Widjaya, Dewi Yul, hingga Mathias Muchus.
Dalam “Losmen”, Eeng bermain sebagai Djarot, suami Mbak Sri yang diperankan Dewi Yul. Popularitas sinetron itu membuatnya diangkat ke layar lebar pada 1987 dengan judul “Penginapan Bu Broto”.
Sejak itu, Eeng kerap bermain di sejumlah film dan sinetron. Tak hanya itu, Eeng juga telah meraih prestasi di industri hiburan seperti meraih nominasi Piala Citra pada Festival Film Indonesia (FFI) 1989 sebagai aktor terbaik dalam film “Semua Sayang Kamu”. (Sumber: ANTARA)