LINIMASA - Aurelie Moeremans menceritakan kondisi terkininya setelah terkena tumor Colli. Ternyata, apa yang ia alami tidak berbahaya. Ia merasa lega dan bersyukur bahwa kondisinya tidak memerlukan perawatan atau tindakan medis yang serius.
"Tumor Colli itu cuma istilah kedokterannya. Ternyata benjolan doang, bukan tumor," ungkap Aurelie Moeremans di kawasan Pasar Minggu, Jakarta dikutip daari Suara.com.
Aurelie Moeremans ternyata sempat salah paham saat membaca hasil pemeriksaan setelah menemukan benjolan di lehernya pada Desember 2022. Awalnya, ia merasa sangat khawatir dan cemas akan kemungkinan terkena tumor Colli yang ganas.
"Aku pas baca hasilnya sebelum ketemu dokter, aku sempat drop gitu kan. Oh, ternyata cuma benjolan kata dokter. Akhirnya aku biopsi, tidak ditemukan sel berbahaya," beber Aurelie Moeremans.
Benjolan di leher Aurelie Moeremans bahkan langsung hilang tak lama setelah dirinya mengonsumsi antibiotik yang diberikan oleh dokter.
"Aku tetap dikasih antibiotik, kalau misal nggak hilang, disuruh cek dan diangkat. Pas minum obat, ternyata benar, nggak lama hilang," terang Aurelie Moeremans.
Proses pengobatan terhadap benjolan yang dialami oleh Aurelie Moeremans malah membuatnya tidak dapat beraktivitas selama 6 bulan. Tubuh sang aktris bereaksi negatif terhadap salah satu zat yang terkandung dalam obat suntik yang diberikan oleh dokter.
"Jadi nggak bisa kerjanya malah karena aku nggak cocok sama suntikannya. Muka aku kayak nggak bisa senyum dan lain-lain. Itu aku enam bulan nggak syuting," terang Aurelie Moeremans.
Aurelie Moeremans sendiri saat ini sudah mulai beraktivitas seperti biasa setelah pemulihan dari reaksi negatif terhadap obat suntik tersebut. Meskipun demikian, dokter tetap menyarankannya untuk menjaga kesehatan dengan baik.
Baca Juga: CEK FAKTA: SAH! Joachim Low Jadi Dirtek Baru Timnas, PSSI Rogoh Kocek 58 Miliar
"Ya sekarang sudah mendingan, tapi kata dokter tetap harus hati-hati juga, takutnya di biopsi belum kedeteksi," pungkas Aurelie Moeremans.