LINIMASA - Sebuah video yang kontroversial mengklaim jika Erick Thohir ketua umum PSSI akan mengajukan sanksi andai Lionel Messi tidak jadi datang ke Indonesia.
Narasi itu diunggah pertama kali oleh pemilik akun YouTube @Kapten.
Dalam salah satu kontenya menyebutkan jika Erick Thohir memberikan jawaban cerdas andai Messi batal ke Indonesia.
"Tegas, Jawaban Cerdas Erick Thohir Jika Messi Batal ke Indonesia, Kena Sanksi? || FIFA Match Day 2023," demikian bunyi judul salah satu konten @kapten.
Video tersebut telah menjadi viral dan menimbulkan kehebohan di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.
Lantas, apakah benar klaim dalam video tersebut?
Setelah melalui penelusuran Tim Linimasa Suara dan verifikasi fakta yang teliti, fakta-fakta baru terungkap yang mengungkap ketidakakuratan dalam video tersebut.
Judul video tersebut memang sangat menarik dan mengundang rasa penasaran.
Dengan menggabungkan nama-nama besar seperti Lionel Messi, Erick Thohir, dan sanksi, video tersebut berhasil menarik perhatian ribuan penonton.
Namun, setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, Metro Suara.com menemukan sejumlah ketidaksesuaian antara judul, thumbnail, dan isi sebenarnya dari video tersebut.
Pertama, dalam thumbnail video terlihat gambar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dengan tanda panah merah yang menunjuk ke arah Presiden Joko Widodo, sementara Lionel Messi berada di tengah.
Tulisan di thumbnail juga memberikan kesan bahwa PSSI marah besar dan Messi terancam sanksi berat jika membatalkan kunjungannya ke Indonesia.
Namun, fakta yang terungkap adalah pernyataan Ketua Umum PSSI sendiri yang menyatakan bahwa pertandingan tersebut bukan acara Lionel Messi All Stars.
Artinya, siapa pun yang ada dalam formasi Timnas Argentina akan menjadi wakil mereka dalam kejuaraan FIFA Matchday 2023 melawan Timnas Indonesia.
Tidak ada indikasi bahwa Messi akan dikenai sanksi jika membatalkan kehadirannya.
Kedua, dalam video tersebut terdapat narasi yang menyatakan "KLAIM MAKIN TEGAS LIONEL MESSI TIDAK DATANG KE INDONESIA", namun tidak ada kesesuaian antara judul video, thumbnail, dan isi sebenarnya.
Hal ini menimbulkan keraguan terhadap kredibilitas dan validitas video tersebut.
Seharusnya, judul yang jelas dan sesuai dengan isi konten menjadi penting dalam memberikan informasi yang akurat kepada penonton.
Selanjutnya, dalam potongan pernyataan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di menit ke-0:27, beliau menyampaikan bahwa tidak bisa terjebak dengan satu individu.
Pernyataan ini menegaskan bahwa isi video tidak akan membahas atau memiliki konten yang sesuai dengan judulnya yang mengindikasikan adanya sanksi bagi Lionel Messi.
Dengan demikian, video tersebut jelas memiliki narasi yang menyesatkan dan terkesan memanfaatkan rasa penasaran penonton untuk keuntungan pribadi.
Simpulan
Melalui penelusuran yang dilakukan oleh Linimasa Suara, terungkap bahwa video berjudul "TEGAS, JAWABAN CERDAS ERICK THOHIR JIKA MESSI BATAL KE INDONESIA, KENA SANKSI?|| FIFA MATCH DAY 2023" memiliki konten yang menyesatkan atau misleading content.
Video tersebut memanfaatkan narasi yang mengundang rasa penasaran penonton dan mencoba memanipulasi opini publik demi mendapatkan popularitas atau keuntungan finansial.