LINIMASA - Kabar menghebohkan baru saja muncul, terkait Lady Nayoan menampar Rendy Kjaernett saat konferensi pers, setelah mengaku selingkuh dengan Syahnaz Sadiqah..
Isu perselingkuhan Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah masih menjadi sorotan hangat warganet. Sampai akhirnya Rendy buka dan mengakui soal perselingkuhan tersebut.
Rendy pun meminta maaf dalam sebuah konferensi pers dan mengungkapkan jika dirinya akan mengambil pelajaran atas apa yang telah terjadi. Kini ia berfokus ingin memperbaiki diri dan rumah tangganya bersama Lady Nayoan.
Terkait kabar heboh Lady Nayoan menampar keras suaminya saat konferensi pers ini terdapat dalam unggahan kanal YouTube Zdravo Zajedno yang diunggah pada Sabtu (1/7/2023).
"BARU SAJA !! LADY NAYOAN TIBA² DATANGI RENDY KJAERNETT SAAT KLARIFIKASI, AUTO NGAMUK SAMPE DITAMPAR," tulis judul video.
Sementara itu keterangan thumbnail video berbunyi "HEBOH!! DETIK-DETIK LADY NAYOAN LABRAK RENDY KJAERNETT SAAT KONFERENSI PERS. AKUI SELINGKUH, RENDY DIPERMALUKAN SANG ISTRI,".
Lantas, bagaimana kebenaran klaim video tersebut?
Setelah ditelisik, tim cek fakta Linimasa Suara mendapati kekeliruan atas klaim yang menyebut Lady Nayoan menampar Rendy saat konferensi pers.
Baca Juga: Malam Ini, Arya Saloka Syuting Bareng Amanda Manopo di Sinetron Cinta Bukan Karena, Cek Faktanya
Narator hanya menarasikan terkait Rendy yang meminta maaf saat berlangsungnya konferensi pers lantaran membenarkan soal perselingkuhannya dengan Syahnaz.
Namun, tidak terdapat aksi Lady Nayoan menampar suaminya saat konferensi pers berlangsung. Sehingga hal tersebut menimbulkan kekeliruan dalam unggahan ini.
Hingga kini, video berdurasi 3 menit 41 detik itu telah ditonton sebanyak 569 kali tayangan.
Potret Lady Nayoan yang mengangkat tangan seolah akan menampar suaminya dalam sampul thumbnail hanyalah hasil editan belaka, guna memancing publik untuk menyaksikan tayangan video tersebut.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut Lady Nayoan menampar Rendy Kjaernett saat konferensi pers merupakan informasi keliru alias hoaks.