LINIMASA - Autisme merupakan sebuah gangguan perkembangan saraf anak-anak, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) anak laki-laki lebih rentan dibandingkan anak perempuan.
Autisme dapat didiagnosis sejak usia dua tahun dan bahkan pada usia 18 bulan.
Anak-anak dengan autisme sedang dan berat dapat mengalami kondisi sosial yang rendah. Mayoritas mereka sulit melakukan kontak mata dengan orang dan susah bergabung dengan permainan dan percakapan yang membutuhkan interaksi.
Perilaku seperti ini akan mempersulit interaksi dalam keluarga, bahkan mengganggu perkembangan aktivitas sosial mereka saat di sekolah.
Pengobatan bagi anak-anak autis tidak selamanya mahal dan sulit dijangkau. Beberapa penemuan baru menunjukkan obat generik yang mudah dijangkau dapat mengatasi gejala pada anak penderita autisme.
Obat tersebut adalah bumetadine, yang biasa digunakan untuk mengatasi darah tinggi dan pembengkakan.
Dalam penelitian ini dilakukan pengukuran bahan kimia dalam otak yang disebut gaba (neutransmitter penghambat yang mengurangi kemampuan sel saraf untuk menerima membuat dan mengirim pesan ke sel saraf lainnya) dan glutamat yang berperan penting untuk pembelajaran dan plastisitas otak (kemampuan otak untuk merubah dan adaptasi dari hasil pengalaman)
Hasilnya anak dengan pemberian bumetadine menjadi lebih baik dengan peningkatan kontak mata dengan orang tua dan mulai melakukan kegiatan di lingkungan sekitar.
Penelitian juga menemukan bahwa obat tersebut aman dikonsumsi anak penderita autisme dan tidak memiliki efek samping yang signifikan.
Baca Juga: Judika Pamit setelah Hapus Unggahan Instagram, Erick Thohir Langsung Turun Tangan
Dengan kata lain, bumetadine dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan bagi anak-anak autis. Kontributor: R. Inayah
Sumber: Sciencealert.com