LINIMASA - Kehidupan rumah tangga Arya Saloka dan Putri Anne tak henti menjadi perbincangan warganet.
Pasalnya, keduanya kini jarang tampil bersama di hadapan publik sehingga tersebar isu miring bahwa Arya Saloka dan Putri Anne telah bercerai.
Dugaan hancurnya pernikahan juga tersirat dari perubahan penampilan Putri Anne yang kini telah mantap melepas hijab.
Baru-baru ini, beredar kabar yang menarasikan bahwa Putri Anne pingsan usai mendengar keputusan Arya Saloka yang diduga terkait perceraian.
Kabar tersebut diunggah oleh kanal YouTube Jelajah Investigasi berjudul "Arya Saloka Menyesal !! Putri Anne Pingsan Mendengar Keputusan Ini, Berulang Kali Panggil Nama Baba".
Lalu tampak pada thumbnail video tersebut hanya menampilkan potret Arya Saloka dengan wajah panik menggendong Putri Anne yang pingsan, tanpa ada keterangan.
Lantas benarkah kabar tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran tim cek fakta Suara Linimasa, tidak ditemukan bukti valid atas klaim yang menyatakan Putri Anne pingsan usai mendengar keputusan Arya Saloka.
Baca Juga: Cek Fakta: Terjerat Pasal Berlapis, Dewi Perssik Nekat Lakukan Hal Tak Terduga kepada Ketua RT
Bahkan, keputusan yang dimaksud dalam judul video juga tidak jelas disebutkan dalam hal apa.
Narator dalam video tersebut hanya menyampaikan terkait postingan Putri Anne dalam akun sosial media pribadinya yang kini tampil tanpa hijab.
Selain itu, narator juga hanya menyampaikan dugaan netizen soal isu perceraian Arya Saloka dan Putri Anne yang dikabarkan terjadi karena hadirnya orang ketiga.
Isi video yang disampaikan oleh narator sangat jelas bertolak belakang dengan judul, sehingga kebenaran dalam unggahan ini tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Bahkan thumbnail video pun merupakan hasil editan alias rekayasa digital.
Hingga kini video yang berdurasi 8 menit 7 detik itu telah ditonton sebanyak 15.000 kali penayangan.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim yang menyebutkan Putri Anne pingsan usai mendengar keputusan Arya Saloka merupakan informasi salah atau hoaks.
Catatan Redaksi
Ini adalah salah satu artikel yang masuk dalam konten cek fakta Suara Linimasa, dibuat dengan sumber yang jelas namun tidak bisa dijadikan rujukan karena masih berpotensi salah informasi.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].