LINIMASA - Beredar kabar Harsiwi yang akrab dipanggil Ibu Siwi dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) siap memboikot Dewi Perssik lantaran takut mencoreng nama baik Indosiar.
Klaim tersebut sebagaimana terdapat dalam unggahan kanal YouTube CATATAN JURNALIS pada (24/7/2023).
"Ibu Siwi Murka Tegur Pedas Dewi Persik, Takut Mencoreng Nama Baik Indosiar Imbas Fitnah Lesti," tulis judul video.
"UCAPAN KOTOR DEPE BERUJUNG PETAKA. TAKUT MENCORENG NAMA BAIK INDOSIAR, IBU SIWI DAN KPI MEMBOIKOT DEWI PERSIK HARI INI," bunyi keterangan thumbnail video.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim video tersebut?
Setelah ditelusuri, tim cek fakta Suara Linimasa tidak mendapatkan bukti valid atas klaim yang menyebut Ibu Siwi dan KPI memboikot Dewi Perssik hari ini lantaran takut mencoreng nama baik Indosiar.
Narator hanya menarasikan soal kabar perseteruan Saipul Jamil dan Dewi Perssik kembali memanas baru-baru ini. Keduanya bahkan membongkar aib saat masih menjadi pasangan suami istri dulu.
Isi video sangat bertolak belakang dengan judul beserta keterangan thumbnail. Sehingga kebenaran dalam unggahan ini tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: Cek Fakta: Arya Saloka dan Amanda Manopo Pergi Liburan Bersama ke Bali
Hingga kini, video berdurasi 7 menit 33 detik itu telah ditonton sebanyak 1,5 ribu kali tayangan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut Ibu Siwi dan KPI memboikot Dewi Perssik hari ini lantaran takut mencoreng nama baik Indosiar merupakan informasi keliru alias hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].