LINIMASA - Kedatangan pelatih anyar Persib Bandung, Bojan Hodak disambut baik oleh salah satu penyerang Maung Bandung, Ezra Walian.
Bagi Ezra, Bojan Hodak bukanlah sosok asing, karena sebelum bergabung dengan Persib, Ezra sempat kerja sama bareng dengan Bojan Hodak kala berseragam PSM Makassar.
Ezra mengaku senang ia bisa kembali bekerja sama dengan pelatih berpaspor Kroasia itu. Kehadiran Bojan di kubu Persib diharapkan bisa mendongkrak performa skuad kebanggaan warga Jawa Barat itu.
"Aku tiga pertandingan di PSM bersama Coach Bojan sebelum kompetisi terhenti karena Covid. Walau tidak lama, aku tahu Coach Bojan pelatih baik dan bagus," kata Ezra di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (26/7/2023).
"Tentunya saya berharap bisa memberikan yang terbaik, karena semua orang, pemain tidak senang jika tidak tiga poin. Coach Bojan datang ke sini, semoaga tim menang," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, Maung Bandung resmi merekrut Bojan Hodak dari Kuala Lumpur FC. Kehadiran Bojan dimaksudkan untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Luis Milla.
"Kita berharap, bersama pelatih baru ini, Persib bisa bangkit untuk memburu target awal kita yaitu posisi 4 Besar," kata Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono melansir laman resmi klub.
Pelatih kelahiran Zagreb, 4 Mei 1991 tersebut diharapkan bisa meningkatkan level bermain skuad Maung Bandung hingga berefek pada prestasi Marc Klok dan kolega ke depannya.
Teddy mengatakan sebelumnya sudah melakukan kesepakatan dan akhirnya bisa memboyong pelatih berpaspor Kroasia tersebut dari Kuala Lumpur FC menuju Persib.
Baca Juga: Cek Fakta: Arya Saloka Tak Bisa Mengelak Usai Deny Darko Bongkar Aib Suami Putri Anne
"Kita sudah menjalin kesepakatan dengan pelatih ini dan hari ini mengumumkannya," kata dia.
Rekam jejak Hodak bersama Kuala Lumpur FC terbilang cukup cemerlang di mana ia berhasil membawa skuad kebanggaan warga Ibu Kota Malaysia, lolos ke final Piala Malaysia tahun ini.
Hodak pun tercatat pernah menangani PSM Makassar di Liga 1 2020, tapi kiprahnya bersama skuad berjulukan Juku Eja hanya berlangsung singkat karena kompetisi Liga 1 dihentikan akibat pandemi Covid-19.
Selain runner-up Piala Malaysia musim ini, Hodak berhasil mengantarkan Kelantan FA dan Johor Darul Ta'zim menjadi kampiun Liga Super Malaysia tahun 2012 dan 2014. Ia juga merasakan gelar juara Piala FA Malaysia dan Piala Malaysia bersama Kelantan FA pada 2012 dan 2013.
Selain itu, saat menjalani karier kepelatihan di Liga Vietnam, Hodak pun mampu mengantarkan Phnom Penhn Crown menjadi juara Liga Vietnam pada 2011, silam.