LINIMASA - Putri Pinkan Mambo, MA memutuskan untuk buka suara terkait pengalaman pahit yang dialaminya sebagai korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayah tirinya, Steve Wantania.
Hal itupun yang membuat MA harus berseteru dengan sang ibu, Pinkan Mambo. Mantan personel Duo Ratu tersebut tak terima kalau dirinya lebih memilih membela sang suami Steve Wantania dibandingkan sang putri dalam kasus kekerasan seksual itu.
Perlahan, Pinkan Mambo mengklaim kalau tabiat sang putri cukup buruk dan disebutkan sering dugem dan nakal. Pernyataan Pinkan Mambo ini sekilas tampak klise dan menyalahkan korban kekerasan seksual.
Maksudnya, apakah boleh perempuan nakal dan suka dugem dilecehkan atau mendapatkan kekerasan seksual? Jawabannya sama sekali tidak boleh, karena urusan kekerasan seksual seutuhnya merupakan salah pelaku dan bukan korban.
Baru-baru ini, MA membantah terkait tudingan Pinkan Mambo yang menyebutnya suka dugem dan nakal. MA mengaku justru sering diajak oleh sang ibu untuk dugem.
"Kalau soal dugem itu kadang mami sendiri yang ngajak aku ke sana sini, 'Chel ikut yuk lagi ada acara pesta dugem di sini'. Ya udah aku ikut," ungkap MA dalam tayangan YouTube Cumicumi dikutip Kamis (3/8/2023).
MA mengaku heran kenapa sang ibu malah menjelek-jelekkan dirinya. Namun, gadis berusia 17 tahun tersebut mengaku tetap menghormati Pinkan Mambo sebagai ibu kandungnya.
"Tapi aku nggak ngerti kenapa mami bilang kayak gitu. Aku nggak mau menjelekkan mami, bagaimana pun dia masih ibuku," ucapnya.
MA pun menjelaskan terkait keputusan untuk keluar dari rumah Pinkan Mambo dan tinggal bersama sang ayah kandung, Sandy Sanjaya. Ia menepis tudingan Pinkan Mambo yang menyebut MA numpang ke sana ke mari bukan tinggal di rumah sang ayah.
Baca Juga: Persib vs Bali United: Ngotot Berburu Tiga Poin Penuh
"Aku keluar dari rumah dia pikir aku kemana-mana tapi sebenarnya aku ke papa dan tinggal sama papa waktu itu di Bandung. Karena sekarang ada urusan di Jakarta, papa ada di Bandung, tapi sebenarnya kita tinggal di Bali," tegasnya.
"Aku kecewa mengapa mami aku yang ngebesarin aku sendiri nggak bisa bantu aku, nggak ada di sisiku, nggak percaya aku. Aku pengen mami mendengarkan cerita aku dengan tulus dan mengerti keadaan aku gimana," tutupnya.