LINIMASA - Setiap orang pasti memiliki kebiasaan posisi tidur yang berbeda-beda, diantaranya ada yang terlentang, menyamping, hingga telungkup.
Posisi tidur tersebut biasanya digunakan seseorang dengan memilih mana yang membuatnya paling merasa nyaman ketika beristirahat.
Namun, jika Anda sering tidur dengan posisi telungkup apalagi dalam waktu yang lama, dianjurkan segera mengubah kebiasaan tersebut.
Hal ini karena tidur posisi telungkup ternyata tidak baik dilakukan bahkan bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan.
Perlu diketahui bahwa posisi tidur terbaik umumnya adalah tidur telentang dengan kepala dan leher yang ditopang dengan baik pada bantal.
Dikutip Suara Linimasa dari berbagai sumber, berikut enam bahaya tidur telungkup bagi kesehatan.
1. Gangguan pernapasan
Tidur dalam posisi telungkup dapat mempengaruhi aliran udara dan mempersempit saluran napas, terutama jika kepala tertekuk ke samping atau ke belakang.
Hal ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan, terutama pada individu yang menderita sleep apnea atau memiliki masalah pernapasan lainnya.
2. Tekanan pada leher dan tulang belakang
Tidur telungkup dapat menyebabkan tekanan berlebih pada leher dan tulang belakang.
Imbasnya dapat mengakibatkan ketidaknyamanan, nyeri, atau masalah postur jika posisi ini dipertahankan dalam waktu yang lama.
3. Gangguan pencernaan
Tidur dalam posisi telungkup mungkin juga mempengaruhi pencernaan.
Posisi ini dapat memengaruhi aliran makanan dan cairan dalam sistem pencernaan, bahkan di beberapa kasus dapat menyebabkan gangguan pencernaan atau refluks asam.