Dibaca Kris Bukan Kyuris, Awas Jangan Salah Baca QRIS Lagi!

Suara Linimasa

Sabtu, 19 Agustus 2023 | 10:01 WIB
Dibaca Kris Bukan Kyuris, Awas Jangan Salah Baca QRIS Lagi!
Ilustrasi QRIS dalam metode transaksi nontunai. (Dok. Bank Indonesia)

LINIMASA - Penggunaan teknologi semakin berkembang pesat di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sistem pembayaran. Salah satu inovasi terbaru yang perlu diketahui adalah QRIS atau Quick Response Indonesian Standard. 

Namun, perlu diingat bahwa QRIS dibaca sebagai "Kris" bukan "Kyuris". Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, telah memberikan pengingat kepada masyarakat untuk menggunakan istilah yang benar.

"QRIS itu alat pembayaran digital, sehingga QR yang sah dan satu-satunya itu 'kris', bukan 'kyuris," ujar Perry di acara Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI), Istora Senayan, Jakarta, Jumat (18/8/2023).

Apa Itu QRIS?

QRIS merupakan singkatan dari Quick Response Indonesian Standard. Ini adalah alat pembayaran digital yang membawa berbagai kemudahan dalam bertransaksi. Dalam konteks ini, "QR" yang dimaksud adalah "Kris", bukan "Kyuris". QRIS memungkinkan Anda untuk melakukan pembayaran dengan menggunakan kode QR yang dapat di-scan menggunakan smartphone.

Fungsi dan Keunggulan QRIS

Awalnya, QRIS digunakan sebagai alat pembayaran digital. Namun, seiring perkembangannya, QRIS memiliki fungsi yang semakin beragam:

Pembayaran Digital: QRIS memungkinkan Anda untuk melakukan pembayaran di berbagai merchant atau pedagang dengan mudah. Anda hanya perlu melakukan scan kode QR yang tersedia.

Tarik Tunai: Salah satu keunggulan baru dari QRIS adalah kemampuannya untuk tarik tunai. Anda dapat melakukan tarik tunai dengan menggunakan QRIS, bahkan untuk tarik tunai antar bank.

baca juga

Transfer Antar Bank: Selain tarik tunai, QRIS juga dapat digunakan untuk transfer antar bank. Ini mempermudah Anda dalam melakukan transaksi ke rekening bank lain.

Digital Rupiah dan Masa Depan QRIS

Tidak hanya QRIS, BI juga merencanakan pengembangan alat pembayaran digital lain yang disebut Digital Rupiah. Hal ini menunjukkan komitmen BI dalam terus berinovasi dan mengembangkan sistem pembayaran yang lebih canggih.

Biaya Penggunaan QRIS

Pada saat penggunaan fitur tarik tunai, ada biaya yang dikenakan kepada nasabah. Biaya ini berlaku jika Anda melakukan tarik tunai dengan bank yang berbeda. Untuk transaksi on us (sesama bank) melalui agen dan transaksi off us (antar bank) antar PJP, biaya tarik tunai adalah Rp 6.500 per transaksi. Sedangkan, jika Anda melakukan setor tunai dengan QRIS, biayanya adalah Rp 5.000 per transaksi.

Kesimpulan

QRIS, atau Kris bukan Kyuris, adalah inovasi terbaru dalam sistem pembayaran digital. Ini memberikan kemudahan dalam pembayaran, tarik tunai, dan transfer antar bank. 

Dengan kemampuannya yang semakin berkembang, QRIS menjadi alternatif yang menarik bagi masyarakat dalam bertransaksi. Penting untuk memahami cara penggunaan dan biaya yang terkait dengan QRIS agar dapat memanfaatkannya dengan bijak dalam aktivitas keuangan sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cek Fakta: Buntut Duet antara Anang dan Kris Dayanti, Ahanty Gugat Cerai sang Suami

Cek Fakta: Buntut Duet antara Anang dan Kris Dayanti, Ahanty Gugat Cerai sang Suami

Linimasa | Rabu, 16 Agustus 2023 | 11:47 WIB

Raul Lemos Larang Keras Krisdayanti Konser Lagi, Cemburu sama Anang?

Raul Lemos Larang Keras Krisdayanti Konser Lagi, Cemburu sama Anang?

Linimasa | Kamis, 10 Agustus 2023 | 10:51 WIB

Kris Dayanti Duet Bareng Anang Hermasyah, Tak Menyangka Raul Lemos Bilang Begini

Kris Dayanti Duet Bareng Anang Hermasyah, Tak Menyangka Raul Lemos Bilang Begini

Linimasa | Selasa, 08 Agustus 2023 | 17:03 WIB

Terkini

Punya Gelar Belum Tentu Siap Kerja, Ini yang Perlu Dipunya Mahasiswa

Punya Gelar Belum Tentu Siap Kerja, Ini yang Perlu Dipunya Mahasiswa

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Minyak Dunia Melemah, Pasar Soroti Akses AS ke Cadangan Venezuela

Minyak Dunia Melemah, Pasar Soroti Akses AS ke Cadangan Venezuela

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Botok Ungkap Alasan Tarik Massa AMPB dari DPR: Tak Mau Dibenturkan dan Ditangkap Polisi

Botok Ungkap Alasan Tarik Massa AMPB dari DPR: Tak Mau Dibenturkan dan Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Cek Fitur Samsung Galaxy S26 FE yang Bawa One UI 9 dan Galaxy AI Serba Canggih

Cek Fitur Samsung Galaxy S26 FE yang Bawa One UI 9 dan Galaxy AI Serba Canggih

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:42 WIB

7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui

7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Imbas Kericuhan Demo DPR, Sejumlah Transportasi Umum Alami Penyesuaian Rute

Imbas Kericuhan Demo DPR, Sejumlah Transportasi Umum Alami Penyesuaian Rute

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:31 WIB

Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara

Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu

Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura

Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Ketika AI Bisa Memutuskan Transaksi Sendiri, Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kerugian?

Ketika AI Bisa Memutuskan Transaksi Sendiri, Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kerugian?

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:19 WIB

×