FPI Ogah Dukung Prabowo Lagi di Pilpres 2024, Ini Alasannya

Suara Linimasa

Senin, 21 Agustus 2023 | 20:03 WIB
FPI Ogah Dukung Prabowo Lagi di Pilpres 2024, Ini Alasannya
Prabowo Subianto (YouTube/Najwa Shihab)

LINIMASA - Front Pembela Islam (FPI) tengah mempertimbangkan dukungannya terhadap calon presiden di masa mendatang.

"Kami warga Bogor, 2024 satu komando IBHRS," demikian isi tulisan di baliho raksasa di kawasan Bogor, Jawa Barat.
 
Sekretaris Umum FPI, Buya Husein, telah mengungkapkan lima kriteria yang harus dipenuhi oleh calon presiden agar mendapatkan dukungan dari FPI.

"Belum," jawab Husein menjawab pertanyaan Suara.com melalui pesan Whatsapp, Minggu (20/8/2023).

Menurut Husein, terdapat lima kriteria yang harus dipenuhi jika ingin mendapat dukungan dari FPI.

Lima kriteria tersebut di antaranya beriman, bertaqwa dan memiliki akhlak yang baik, serta sudah terbukti, yang mungkin merujuk pada rekam jejak dan prestasi calon presiden dalam berbagai bidang.

Selanjutnya memiliki kepemimpinan yang teruji, jujur, amanah, tabligh (menyampaikan dakwah), dan cerdas, serta dukungan dari partai yang baik.

“Cawapresnya juga baik, dan disepakati oleh kesepakatan dari Ijtima Ulama,” kata Husein.

Menurut Buya Husein, satu-satunya calon presiden yang sejauh ini memenuhi tiga dari lima kriteria tersebut adalah Anies Baswedan. Namun, ada syarat tambahan yaitu calon wakil presiden yang baik dan persetujuan dari Ijtima Ulama, pertemuan para ulama, sebelum FPI memberikan dukungannya kepada Anies Baswedan.

Namun, belum ada kepastian mengenai kapan Ijtima Ulama akan diadakan.

baca juga

"Belum tahu," ucapnya.

Ogah Dukung Prabowo

Sementara itu, Disinggung soal dukungan kepada Probowo, Buya Husein dengan tegas menolak kemungkinan FPI memberikan dukungan kembali kepada Ketua Umum Partai Gerindra itu.

"Nggak," tegas dia.

Husein menyatakan bahwa Prabowo tidak memenuhi kelima kriteria yang telah ditetapkan oleh FPI.

Meskipun Prabowo sempat menjadi bagian dari kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi), Husein membantah bahwa hal tersebut menjadi alasan kekecewaan bagi FPI.

Husein menyatakan bahwa FPI tidak merasa kecewa dengan keputusan Prabowo untuk bergabung dengan kabinet Jokowi. Dalam konteks Pilpres 2019, dukungan FPI kepada Prabowo terjadi karena pada waktu itu Prabowo telah menyetujui dan mengakui 16 poin hasil dari Ijtima Ulama, pertemuan para ulama yang memberikan arahan dan rekomendasi kepada Prabowo.

“Kita tahu track record PS (Prabowo Subianto) itu sebenarnya tidak memenuhi kriteria calon pemimpin yang baik,” kata Husein.

“Tapi kita umat Islam punya kaidah, ‘Pilih Pemimpin yang Terbaik dari yang Terburuk’, jika memang tidak ada calon yang memenuhi kriteria,” tandas Husein.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Bajak Budiman Sujatmiko, PDIP Sebut Gerindra Pakai Politik Adu Domba

Prabowo Bajak Budiman Sujatmiko, PDIP Sebut Gerindra Pakai Politik Adu Domba

Linimasa | Senin, 21 Agustus 2023 | 11:36 WIB

Pilpres 2024: Jokowi Perintahkan Golkar Dukung Prabowo, Sekjen Gerindra Buka Mulut

Pilpres 2024: Jokowi Perintahkan Golkar Dukung Prabowo, Sekjen Gerindra Buka Mulut

Linimasa | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 15:59 WIB

Ditodong Soal Sosok Cawapres Dampingi Ganjar di Pilpres 2024, Begini Jawaban Megawati

Ditodong Soal Sosok Cawapres Dampingi Ganjar di Pilpres 2024, Begini Jawaban Megawati

Linimasa | Kamis, 27 Juli 2023 | 09:00 WIB

Disebut Dekat dengan Prabowo, Gibran Akui Paling Dekat sama Ganjar Pranowo

Disebut Dekat dengan Prabowo, Gibran Akui Paling Dekat sama Ganjar Pranowo

Linimasa | Sabtu, 22 Juli 2023 | 13:09 WIB

Soal Kasus Panji Gumilang yang Tak Kunjung Usai, Kapolri: Butuh Kecermatan Bukan Kecepatan

Soal Kasus Panji Gumilang yang Tak Kunjung Usai, Kapolri: Butuh Kecermatan Bukan Kecepatan

Linimasa | Sabtu, 22 Juli 2023 | 11:05 WIB

Terkini

Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta

Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta

Jogja | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB

4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan

4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:55 WIB

Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026

Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026

Jogja | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:47 WIB

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:44 WIB

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:43 WIB

Situasi Serba Salah: Antara Opang, Gojek, dan Hak Penumpang

Situasi Serba Salah: Antara Opang, Gojek, dan Hak Penumpang

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:42 WIB