LINIMASA - Di Indonesia, ada buah yang memiliki bau menyengat tapi sangat nikmat saat dikonsumsi. Buah itu adalah jengkol alias Pithecolloboum Jiringa.
Jengkol sangat akrab bagi penikmat kuliner khas daaerah di Indonesia. Buah yang satu ini bisa disajikan dengan dijadikan sebagai lalapan, digoreng atau disemur.
Bahkan, saking menyengatnya aroma khas jengkol, buah yang satu ini kerap dijadikan sebagai bahan baku pembuatan kerupuk.
Di bali itu semua, ternyata jengkol memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang luar biasa.
Jengkol adalah tumbuhan asli Asia Tenggara. Makanan ini telah lama menjadi favorit di Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya. Dalam setiap 100 gram jengkol, terdapat sejumlah nutrisi yang penting, termasuk:
- Protein: 23,3 gram
- Vitamin C: 80 mg
- Zat besi: 4,7 gram
- Kalsium: 140 mg
- Fosfor: 166,7 mg
Selain itu, jengkol juga mengandung karbohidrat, vitamin A, vitamin B, alkaloid, minyak atsiri, steroid, glikosida, tanin, saponin, dan serat yang tinggi. Kombinasi nutrisi ini memberikan dasar bagi manfaat kesehatan yang signifikan.
Berikut ini beberapa manfaat jengkol bagi kesehatan:
Menjaga Kesehatan Jantung
Baca Juga: Cek Fakta: Tepis Isu Miring Balikan dengan Putri Anne, Arya Saloka Pamer Cincin Kawin
Sifat antioksidan dalam jengkol membantu melawan radikal bebas dan racun dalam tubuh, serta mendukung sirkulasi darah yang sehat, menjaga kesehatan jantung.
Mengontrol Kadar Gula Darah
Senyawa aktif dalam jengkol membantu mengontrol kadar gula darah, menjadikannya pilihan baik bagi penderita diabetes dalam menjaga keseimbangan gula darah.
Menurunkan Berat Badan
Kandungan serat yang tinggi dalam jengkol dapat membantu menurunkan berat badan dan mengatasi perut buncit.
Untuk Ibu Hamil dan Janin