LINIMASA - Masturbasi merupakan bentuk aktivitas seksual di mana seseorang merangsang area sensitif tubuhnya sendiri untuk mencapai kepuasan seksual. Masturbasi dikenal pula dengan istilah onani.
Meski familiar dan cenderung disematkan kepada kaum pria, kegiatan seksual ini pun bisa dilakukan oleh wanita dewasa.
Meskipun masih banyak stigma yang mengelilingi topik ini, penting untuk memahami bahwa masturbasi memiliki manfaat kesehatan bagi wanita. Berikut ini beberapa manfaat penting dari masturbasi untuk wanita sebagaimana melansir laman Halodoc:
1. Meredakan Stres dan Kecemasan
Salah satu manfaat utama masturbasi adalah kemampuannya untuk meredakan stres dan kecemasan. Saat mencapai orgasme, tubuh melepaskan hormon oksitosin yang berkontribusi pada perasaan relaksasi dan ketenangan. Ini membantu menurunkan tingkat hormon stres seperti kortisol dalam tubuh, memberikan efek positif pada suasana hati dan kesejahteraan keseluruhan.
2. Meningkatkan Suasana Hati
Masturbasi juga dapat berperan dalam meningkatkan suasana hati secara signifikan. Proses meraih kepuasan seksual merangsang pelepasan hormon endorfin, yang dikenal sebagai "hormon kebahagiaan". Kadar endorfin yang lebih tinggi dalam tubuh dapat membantu mengatasi perasaan sedih, cemas, dan bahkan depresi ringan.
3. Menjaga Kesehatan Kulit
Sebuah penelitian dari University of Michigan pada tahun 2009 mengungkap orgasme yang tercapai melalui masturbasi atau hubungan intim dapat meningkatkan produksi hormon estrogen. Hormon ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit, dengan kemampuannya untuk mencegah tanda-tanda penuaan dini dan menjaga elastisitas kulit.
4. Peningkatan Kualitas Tidur
Baca Juga: Dikenal Beraroma Menyengat tapi Nikmat, Intip Manfaat Jengkol
Mendapatkan tidur berkualitas adalah hal yang penting bagi kesejahteraan fisik dan mental. Masturbasi dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dengan merangsang pelepasan hormon oksitosin dan endorfin, yang menciptakan perasaan relaksasi dan kenyamanan. Tidur yang cukup dan berkualitas mendukung fungsi tubuh yang optimal dan keadaan mental yang baik.
Namun, penting untuk diingat bahwa ada beberapa potensi efek negatif dari masturbasi yang perlu diwaspadai:
1. Rasa Bersalah dan Stigma Sosial
Beberapa individu mungkin mengalami rasa bersalah setelah masturbasi akibat tekanan budaya, norma agama, atau pandangan masyarakat. Ini bisa mempengaruhi kesejahteraan mental dan merusak hubungan dengan tubuh sendiri. Penting untuk memahami bahwa masturbasi adalah aktivitas normal dan sehat, dan mencari dukungan psikologis jika perasaan bersalah ini berlanjut.
2. Potensi Ketergantungan
Seperti banyak aktivitas lainnya, masturbasi juga dapat menjadi kebiasaan yang berlebihan dan menyebabkan ketergantungan. Ini mungkin memengaruhi hubungan dengan pasangan dan interaksi sosial. Untuk menghindari potensi ketergantungan, sebaiknya diimbangi dengan aktivitas lain yang memberikan kepuasan dan mengeksplorasi beragam aspek hidup.