LINIMASA - Ammar Zoni kini sudah resmi keluar dari bui setelah sebelumnya divonis harus mendekam di penjara selama tujuh bulan karena divonis bersalah atas kepemilikan dan mengkonsumi narkoba jenis sabu.
Kini, Ammar Zoni bisa kembali berkumpul dengan keluarganya. Ia pun tampak menyambangi sekolah sang anak, Air Rumi Akbar dan memeluk erat putra sulungnya tersebut.
Namun, pengakuan mengejutkan diungkap Ammar Zoni terkait rumah tangganya dengan Irish Bella yang sedang tidak baik-baik saja. Bahkan, kata dia, untuk membuat agar rumah tangganya tak retak, Ammar Zoni perlu berusaha keras meyakinkan sang istri kalau Ammar Zoni tak akan lagi terjerat kasus yang sama.
"Kalau untuk saat ini insya Allah hubungan saya baik, dengan tanda kutip saya harus berusaha," kata Ammar Zoni saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Ammar Zoni sadar betul sudah membuat sang istri kecewa dengan mengkonsumsi barang haram. Ammar bahkan sudah merusak citranya yang ia bangun di dunia entertainment.
"Karena saya sudah membuat kecewa istri saya, yang mana dia juga punya nama di dunia entertainment, dan saya sudah merusaknya," katanya.
Pesinetron berusia 30 tahun tersebut mengaku sangat menyesal karena telah merusak nama baiknya sebagai ayah bagi kedua anaknya dan sosok suami bagi Irish Bella.
"Dan saya punya anak-anak. Tentu stigma masyarakat melihatnya," ujar Ammar Zoni tak sanggup melanjutkan kalimatnya.
Jadi kalau dikatakan cerai atau segala macam, tentu saya harus berusaha, lebih, untuk meyakinkan mereka semua dengan tindakan saya," kata dia.
Baca Juga: Dinyinyiri Pantas Dicerai Arya Saloka, Begini Jawaban Menohok Putri Anne
Ammar pun menjelaskan ihwal kenapa Irish Bella tidak pernah mendampingi dirinya saat berjuang untuk terbebas dari kasus yang menjeratnya. Ia mengaku melarang Irish Bella untuk mendampingi dirinya yang tengah berperkara.
"Makanya saya minta Irish untuk tidak datang, bukannya dia nggak mau datang. Bahkan Irish bertanya 'Kenapa? Harusnya aku ada,' tapi saya pure ingin jalankan ini tanpa libatkan dia," tutur Ammar Zoni.