Rumah yang penuh dengan kebun atau taman dan terlihat hijau tentunya akan membuat suasana rumah terlihat asri dan segar. Akan tetapi, lahan rumah yang terbatas menjadi persoalan utama bagi ibu-ibu rumah tangga yang ingin memiliki kebun atau taman di pekarangan rumah.
Jangan khawatir Moms, kalian masih bisa untuk memiliki rumah hijau nan asri di lingkungan rumah kalian. Solusinya adalah dengan membuat bercocok tanam menggunakan metode hidroponik di dalam rumah. Metode bercocok tanam secara hidroponik memungkinkan Moms-Moms sekalian untuk bercocok tanam secara fleksibel. Moms bisa bercocok tanam di atap rumah, halaman rumah bahkan di tembok rumah.
Hal paling penting dalam bercocok tanam secara hidroponik adalah tanaman tidak boleh terkena hujan dan harus diletakan di sudut rumah yang terkena sinar matahari. Moms bisa mulai menanam sayuran hidroponik yang Moms sukai. Selain dapat menghijaukan rumah, sayuran hidroponik juga dapat menjadi sumber pangan sayuran untuk kebutuh Moms di dapur juga loh.
Berikut ini adalah 5 Sayuran Hidroponik yang Moms dapat tanam di rumah:
1. Bayam
Sayuran pertama yang dapat Moms pertimbangkan untuk Moms tanam secara hidroponik di rumah adalah bayam. Sayuran yang satu ini merupakan salah satu sayuran primadona bagi ibu-ibu rumah tangga yang gemar memasak.
Bayam juga termasuk salah satu sayuran hidroponik yang tidak perlu perawatan khusus. Sayuran yang kaya akan nutrisi ini umumnya panen selama satu bulan setelah penanaman menggunakan metode hidroponik.
2. Seledri
Sayuran yang mudah dan dapat di tanam di dalam rumah berikutnya adalah seledri. Sayuran yang banyak di konsumsi oleh masyarakat ini terbilang cukup mudah untuk di tanam menggunakan metode hidroponik.
Sayuran yang satu ini tidak terlalu merepotkan bagi Moms yang ingin menanam sayuran hidroponik dengan mudah. Seledri umumnya panen sekitar 1-1,5 bulan lamanya. Setelah panen, Moms dapat kembali menanam sisa seledri dengan metode hidroponik lagi. Karena kemudahannya, Moms bahkan dapat menjual seledri yang telah panen dengan cepat.
3. Tomat
Sayuran yang satu ini sangatlah cocok bagi Moms yang baru belajar bercocok tanam dengan metode hidroponik. Selain mudah, tomat juga menjadi salah satu sayuran kegemaran bagi masyarakat dan tentunya menjadi salah satu pilihan utama di dapur rumah.
Salah satu hal yang wajib Moms teliti sebelum bercocok tanam sayuran ini adalah dengan memilih bibit unggul terlebih dahulu. Bibit tomat yang unggul sangat mempengaruhi hasil akhir dari metode hidroponik ini. Kurang lebih Moms perlu waktu satu bulan untuk melakukan perawatan secara intens kepada bibit tomat sebelum tomat tersebut di tanam menggunakan metode hidroponik.
4. Kangkung
Sayuran yang satu ini adalah sayuran yang paling populer untuk ditanam menggunakan metode hidroponik. Selain dapat menghiasi rumah, kangkung juga menjadi sayuran yang paling awam digemari oleh masyarakat.
Moms hanya perlu rajin untuk merawat sayuran hidroponik yang satu ini untuk hasil maksimal. Usia panen kangkung terbilang cukup singkat yaitu sekitar 4-6 minggu setelah penanaman menggunakan metode hidroponik.
5. Selada
Sayuran hidroponik terakhir yang dapat Moms pertimbangkan adalah sayuran selada. Selada umumnya merupakan sayuran pelengkap dalam makanan seperti ayam goreng. Selada adalah sayuran yang sangat mudah untuk di tanam menggunakan metode hidroponik di rumah.
Moms dapat menikmati hasil panen dari selada hidroponik yang Moms miliki setelah 2-2,5 bulan lamanya. Metode hidroponik selada terbukti panen lebih cepat dibandingkan dengan metode tanam pada umumnya dan jauh lebih tahan banting terhadap hama dibandingkan sayuran lainnya.