- Tren warna cat rumah menjelang Lebaran bergerak reflektif, menawarkan palet yang berakar pada budaya Indonesia.
- Empat inspirasi warna utama meliputi netral hangat, bahari tenang, tropis segar, dan etnik kaya karakter.
- Pemilihan warna harus personal berdasarkan mood ruang dan karakter penghuni, bukan sekadar mengikuti tren visual.
Suara.com - Menjelang Ramadan dan Lebaran, banyak orang mulai bersih-bersih rumah, mengganti dekorasi, sampai menata ulang ruang keluarga. Tapi kalau mau bikin perubahan yang benar-benar terasa beda, jawabannya sering kali sederhana: ganti warna dinding.
Warna bukan cuma soal estetika. Ia bisa mengubah mood, memberi kesan luas, menghadirkan rasa hangat, bahkan menciptakan suasana tenang untuk momen ibadah dan kumpul keluarga. Nggak heran kalau tren cat rumah selalu jadi perhatian menjelang Lebaran.
Tahun ini, tren warna bergerak ke arah yang lebih personal dan reflektif. Lewat eksplorasi “Discover Colours”, Nippon Paint Indonesia bersama Living Loving memperkenalkan palet warna yang berakar pada karakter dan budaya Indonesia, tapi tetap relevan dengan selera global masa kini.
Kalau kamu berencana cat ulang rumah sebelum Lebaran, ini empat inspirasi warna yang sedang tren.
1. Netral yang Hangat dan Menenangkan
Warna netral tetap jadi favorit, tapi kini tampil lebih hangat dan berkarakter. Bukan lagi putih polos yang kaku, melainkan beige lembut, krem hangat, hingga abu-abu dengan sentuhan earthy.
Palet ini cocok untuk ruang keluarga atau ruang tamu tempat silaturahmi. Kesan yang dihadirkan lebih welcoming, bersih, dan timeless. Warna netral juga mudah dipadukan dengan dekorasi Lebaran seperti anyaman, keramik, atau tekstil bernuansa alam.
2. Bahari yang Adem dan Reflektif
Buat kamu yang ingin suasana lebih tenang, warna-warna bahari seperti biru laut lembut, biru kehijauan, atau aqua muted bisa jadi pilihan.
Baca Juga: Tren Warna Eksterior 2026: Dari Hijau Sage hingga Mocca, Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Rumahmu?
Karakter bahari menghadirkan rasa lapang dan damai—cocok untuk ruang ibadah atau kamar tidur. Di tengah kesibukan Ramadan, warna ini membantu menciptakan atmosfer yang lebih rileks dan kontemplatif.
3. Tropis yang Segar dan Hidup
Kalau ingin rumah terasa lebih ceria saat kumpul keluarga, nuansa tropis bisa jadi statement yang menyenangkan. Hijau daun, terracotta lembut, atau kuning hangat menghadirkan energi positif tanpa terasa berlebihan.
Warna tropis cocok untuk ruang makan atau area semi-outdoor. Dipadukan dengan tanaman hias dan pencahayaan natural, rumah akan terasa lebih hidup dan segar.
4. Etnik yang Kaya Karakter
Ingin suasana Lebaran yang lebih kental dengan sentuhan budaya? Palet etnik menawarkan warna-warna kaya seperti cokelat tanah, merah bata, hingga deep olive.
Warna ini memberi kesan hangat, intim, dan penuh cerita. Cocok untuk ruang keluarga besar atau ruang tamu formal saat menerima tamu.
Menurut Linda Kam, Senior Marketing Manager Nippon Paint Indonesia, warna bukan sekadar tren visual, tetapi bahasa yang membentuk pengalaman di dalam ruang.
“Melalui Discover Colours, kami menghadirkan warna Netral yang menyeimbangkan, Bahari yang menenangkan, Tropis yang menyegarkan, serta Etnik yang kaya karakter, sebagai refleksi kebutuhan hunian masyarakat Indonesia saat ini,” ujarnya.
Jangan Asal Ikut Tren
Meski tren penting, pemilihan warna tetap harus personal. Chrisye Octaviani, Co-Founder & Principal Bitte Design Studio, mengingatkan pentingnya memahami karakter penghuni rumah.
Dalam memilih warna, sebaiknya mulai dari palet favorit, tentukan mood tiap ruang, dan perhatikan kombinasi material serta pencahayaan. Hindari menggunakan warna dominan secara berlebihan atau menyamakan karakter semua ruang.
Momen Lebaran, Momen Refleksi
Cat ulang rumah menjelang Lebaran bukan cuma soal tampil cantik saat tamu datang. Ini juga soal menciptakan ruang yang lebih nyaman untuk berkumpul, berbagi cerita, dan memulai babak baru setelah Ramadan.
Lewat pendekatan warna yang lebih kontekstual, Nippon Paint juga menghadirkan layanan visualisasi warna i-Colour untuk membantu pemilik rumah, arsitek, maupun desainer menerjemahkan karakter warna ke dalam ruang nyata.
Sebab warna dan kualitas cat bukan hanya pilihan estetika, tapi investasi jangka panjang untuk kenyamanan dan kualitas hidup.
Kalau tahun ini kamu ingin perubahan kecil yang dampaknya terasa besar, mungkin jawabannya bukan beli sofa baru—melainkan memilih warna baru untuk rumahmu.