Dukung Aspek Tumbuh Kembang Anak dengan Eksperimen Sains

Mamagini

Senin, 08 Agustus 2022 | 23:47 WIB
Dukung Aspek Tumbuh Kembang Anak dengan Eksperimen Sains
Eksperimen sains untuk mendukung aspek tumbuh kembang anak. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Salah satu cara yang bisa dilakukan orang tua untuk menstimulasi tumbuh kembang anak baik secara fisik (motorik), intelektual (kognitif), bahasa dan sosial emosi ialah melalui eksperimen sains.

Psikolog Anak dari Lembaga Terapan Psikologi UI, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi, mengatakan eksperimen sains dapat membantu anak mengembangkan rasa ingin tahu, pemikiran kritis dan kemauan belajarnya. Selain itu, anak juga dapat belajar mengenai urutan, sistematisasi dan aturan.

"Ini penting bagi anak agar dapat menyampaikan urutan peristiwa, sebab-akibat dan memahami arahan orang tua dengan baik," jelas Vera dalam acara yang dihelat Einstein Science Project (ESP), Kamis (4/8/2022), seperti ditulis Suara.com.

Eksperimen sains, lanjut dia juga memberi kesempatan untuk experiential learning dam discovery learning pada anak. Mereka juga dapat belajar secara langsung atau praktek dan menemukan hal-hal baru dalam eksperimen, sehingga menjadi aktivitas belajar yang menyenangkan.

Lebih lanjut Vera mengatakan, agar mendapatkan manfaat yang maksimal dari eksperimen sains, penting untuk memberikan eksperiemen yang variatif dengan tetap memastikan aktivitas itu interaktif bagi anak. 

Selain itu, perhatikan pula multi-aspek dimana satu aktivitas dapat memberikan stimulasi pada lebih dari satu aspek sensoris. Aktivitas sains juga harus sesuai tahapan usia perkembangan anak.

"Misalnya saat bersamaan anak mengamati, mendengar dan menyentuh saat melakukan eksperimen serta memicu experiential learning/hands-on," tambah dia.

Untuk membiasakan anak mencoba berbagai hal baru dalam dunia sains, Einstein Science Project (ESP) hadir dengan harapan dapat menginspirasi anak-anak sejak dini agar mencintai ilmu sains dengan cara yang menyenangkan.

Founder dan Director Einstein Science Project, Sarah Hutauruk, MBA, mengatakan sebagai penyedia pengalaman eksperimen science interaktif dan menyenangkan, kegiatan ini diperuntukkan bagi anak usia 3 -12 tahun, serta aktivitasnya pun disesuaikan dengan tahapan usia perkembangan anak. 

baca juga

"Oleh karena itu, kami memiliki menyediakan berbagai macam eksperimen sains yang kami rekomendasikan sesuai dengan usia atai level kelas anak. Harapan kami, ESP dapat menjadi learning partner bagi anak dan orang tua," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Moms, Jangan Lupa Cek Durasi Tidur Anak karena Bisa Pengaruhi Perkembangan Otak

Moms, Jangan Lupa Cek Durasi Tidur Anak karena Bisa Pengaruhi Perkembangan Otak

Mamagini | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 07:26 WIB

Pentingnya Orang Tua Menghabiskan Waktu dengan Anak, Ini Kata Psikolog

Pentingnya Orang Tua Menghabiskan Waktu dengan Anak, Ini Kata Psikolog

Mamagini | Jum'at, 29 Juli 2022 | 23:45 WIB

Anak Belajar Coding Kini Sudah Jadi Tren, Ini Lho 5 Manfaatnya Moms!

Anak Belajar Coding Kini Sudah Jadi Tren, Ini Lho 5 Manfaatnya Moms!

Mamagini | Sabtu, 23 Juli 2022 | 07:42 WIB

Terkini

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

×