mamagini

Serba-serbi ASI dan Rekomendasi WHO agar Ibu Bisa Menyusui Bayi dengan Mudah dan Nyaman

Mamagini Suara.Com
Selasa, 16 Agustus 2022 | 23:56 WIB
Serba-serbi ASI dan Rekomendasi WHO agar Ibu Bisa Menyusui Bayi dengan Mudah dan Nyaman
Ilustrasi ibu menyusui bayinya. (Pexels)

Aktivitas menyusui bayi biasanya merupakan tantangan baru tersendiri bagi ibu yang baru melahirkan.

Masalahnya, aktivitas menyusui ini tidak saja memberikan kandungan ASI untuk kesehatan bayi, tetapi juga menciptakan hubungan emosional yang kuat antara ibu dan anak, yang akan dapat berlanjut meski masa menyusui telah selesai.

Seperti dikutip laman Health Suara.com dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), produksi ASI ibu akan makin banyak seiring makin seringnya frekuensi menyusui.

Bayi yang diberi ASI biasanya menyusu tiap 2-3 jam sekali, lebih sering dibanding bayi yang mengonsumsi susu formula, karena ASI lebih mudah dicerna. Lamanya menyusu juga tergantung pada kebutuhan bayi. 

Lalu, kapan bayi dikatakan telah benar menyusu? Secara langsung bisa dilihat dari tanda seperti mengisap dengan pelan, berirama, tidak tergesa-gesa, dan tidak terdengar bunyi berdecak, melainkan hanya suara bayi menelan. Pipi bayi juga akan terlihat menggembung, dan ibu tidak merasa nyeri.

Bayi juga biasanya akan menyusu pada satu sisi payudara sampai dia berhenti. Kemudian istirahat sebentar, sambil bayi disendawakan atau digendong.

Selanjutnya bisa berganti ke payudara sisi yang lainnya, bila ibu atau bayi masih ingin melakukannya. Sebab tidak hanya bayi, ibu juga perlu istirahat yang cukup di sela waktu menyusui agar tubuhnya bugar. Untuk menyusui berikutnya, dapat diganti urutan payudaranya.

Setiap bayi memiliki kebiasaan pola menyusu yang berbeda-beda. IDAI menyarankan untuk memberikan ASI sesusai dengan keinginan bayi. Oleh sebab itu, ibu perlu mengenali tanda-tanda bayi lapar, karena menangis tidak selalu berarti lapar. 

Sebagian besar ibu memerlukan sekitar 6 minggu sampai pasokan ASI lancar. Selama waktu tersebut, baik ibu dan bayi biasanya masih akan saling belajar bagaimana cara menyusu dan menyusui.

Baca Juga: Benarkah Bersepeda di Luar Ruangan Lebih Baik buat Kesehatan?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pernah membagikan enam tips agar aktivitas menyusui menjadi mudah dan nyaman bagi ibu maupun bayi. Berikut tipsnya:

-Cobalah beragam posisi menyusui. Jika mengalami nyeri, carilah bantuan tenaga terlatih seperti konselor menyusui.
-Biarkan bayi menyusu selama dan sesering mungkin.
-Amati apakah bayi menelan ASI, serta jumlah popoknya yang basah atau kotor.
-Lakukan inisiasi menyusui dini dalam satu jam setelah persalinan.
-Lakukan kontak kulit langsung sesering mungkin.
-Lekatkan bayi pada payudara saat mulutnya terbuka lebar.

Itulah beberapa tips dari WHO yang mungkin dapat membantu agar ibu bisa menyusui bayi dengan mudah dan nyaman. Silakan diingat-ingat dan dipraktikkan ya, moms!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI