mamagini

5 Dampak Bahaya Makan Jeroan, Bumil Wajib Baca

Mamagini Suara.Com
Sabtu, 10 September 2022 | 08:14 WIB
5 Dampak Bahaya Makan Jeroan, Bumil Wajib Baca
Ilustrasi Jeroan (Freepik)

Kalian tahu tidak bahwa jeroan dapat menjadi sumber makanan yang berbahaya bagi kalian, terutama ketika kalian rutin mengonsumsinya.

Jeroan merupakan organ-organ yang terdapat di dalam tubuh hewan dan organ-organ tersebut dapat dikonsumsi.

Organ-organ yang dapat dikonsumsi tersebut meliputi hati, usus, jantung, limpa, paru, lidah dan babat dari hewan-hewan seperti kambing, sapi, ayam dan bebek.

Jeroan memiliki manfaat seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah obesitas, meningkatkan fungsi hormon tiroid hingga yang paling terkenal sebagai pencegah anemia.

Namun dibalik manfaatnya yang sangat baik untuk tubuh kalian, jeroan memiliki efek negatif yang dapat mengancam tubuh kita apabila di konsumsi secara berlebihan. Apa saja sih efek negatif dari jeroan?

Merangkum dari beberapa situs, berikut ini adalah beberapa dampak berbahaya yang disebabkan makan jeroan secara berlebihan: 

1. Asam Urat

Dampak berbahaya pertama akibat makan jeroan terlalu sering adalah berisiko terkena penyakit asam urat.

Bagi kalian yang memiliki riwayat asam urat, sebaiknya kalian mulai menghindari atau setidaknya mengurangi konsumsi jeroan.

Alasannya adalah jeroan mengandung purin yang berbahaya bagi pengidap asam urat karena purin dapat menyebabkan kerusakan sendi. 

Baca Juga: 6 Tips Mengatasi Kakak Beradik Sering Bertengkar

2. Kadar Kolestrol Semakin Tinggi

Dampak berbahaya berikutnya akibat makan jeroan terlalu sering adalah dapat mengakibatkan meningkatkan kadar kolestrol.

Walaupun jeroan memiliki gizi yang sangat tinggi, konsumsi jeroan terlalu banyak seperti jantung dam hati dapat mengakibatkan kadar kolestrol semakin tinggi.

Kadar kolestrol tinggi akibat jeroan bisa mengakibatkan risiko stroke dan juga serangan jantung serta beberapa penyakit berbahaya lainnya.

3. Hemokromatosis

Dampak berbahaya berikutnya akibat makan jeroan terlalu sering adalah berisiko terkena hemokromatosis.

Hemokromatosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh kelebihan zat besi pada tubuh kita, penyakit ini umum disebabkan karena konsumsi jeroan yang berlebihan.

Masalah seperti penyakit hati, meningkatnya kadar gula darah hingga penyakit jantung dapat disebabkan oleh hemokromatosis ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI