Beredar di media sosial, curhatan seorang anak di Malaysia yang harus menanggung utang senilai ratusan juta rupiah usai menggelar pesta pernikahan.
Sepanjang pernikahannya yang baru berjalan enam bulan, dirinya dan suami harus menanggung beban utang yang begitu besar.
Usut punya usut, asal mula mengapa pasangan ini memilih untuk berhutang hingga ratusan juta hanya untuk menggelar pesta pernikahan adalah karena permintaan kedua orang tua yang ingin menggelar pesta pernikahan secara mewah.
Kisah ini disebarkan melalui akun Twitter @ConfessTweetMY belum lama ini.
"Derita utang untuk resepsi pernikahan. Hidup tak bahagia, mikirin utang terus," ujar akun Twitter @ConfessTweetMY seperti dikutip Mamagini pada Selasa (15/11/2022).
Dalam cuitannya, sosok wanita ini menceritakan bahwa selama enam bulan pernikahan, dirinya hanya dihantui oleh perasaan sedih.
Tak seperti layaknya pasutri yang baru menikah lainnya yang gembira usai menikah, hidup keduanya malah dihantui dengan kesedihan.
"Saya baru menikah 6 bulan. Sepanjang 6 bulan ini saya lebih banyak nangis daripada gembira," tuturnya.
Ia lantas menceritakan bahwa kedua orang tuanya ingin menggelar pesta penikahan secara mewah. Padahal, dirinya dan suami hanya ingin menggelar pesta pernikahan yang sederhana.
"Kami berdua hanya bekerja biasa saja. Suami pramuniaga dan pegawai kontrak," ujarnya.
Dalam curhatannya, wanita ini mengaku sudah meminta kepada orang tuanya agar menggelar pesta kecil-kecilan dan hanya mengundang 100 tamu. Namun, hal tersebut tidak disetujui oleh orang tuanya.
Bahkan, sang suami sempat terkena tegur orang tuanya. Hal ini karena suaminya ingin menggelar acara resepsi secara sederhana.
"Saat bilang ingin membuat acara pernikahan sederhana, mereka tidak yakin suami saya bisa menjaga saya," terang wanita ini.
Karena terpaksa, akhirnya dirinya meminta agar suaminya mencari pinjaman di bank.
"Dia duduk berbicara dengan orang tua. Ada sekitar 1000 orang dan mereka ingin membuat acara pernikahan di hotel. Orang tua saya menyuruh suami untuk meminjam uang senilai Rp131 juta," jelas pengirim cuitan.
Sang suami pun menuruti keinginan dari orang tua wanita ini. Ia akhirnya mendapatkan pinjaman dari bank dan berhasil mewujudkan impian orang tuanya.
Meskipun sempat merasakan kebahagiaan saat pesta megah tersebut digelar, tapi kini mereka harus menanggung utang tersebut.
"Sekarang kami harus berjuang untuk membayar utang. Usai pulang bekerja, suami harus mencari penghasilan tambahan. Saya pun harus berjualan online," terangnya.
Di akhir curhatannya, wanita ini mengaku mendapatkan keluh kesah dari suaminya. Suaminya mengaku jika dirinya dapat memutar waktu, maka ia memilih tidak akan berhutang ke bank.
Respons Netizen
Cuitan ini pun viral. Hingga kini, cuitan ini telah meraup 8 ribu suka dan 6 ribu retweet dari netizen.
Berbagai macam komentar juga dilontarkan netizen dalam cuitan ini.
"Allah. Sedih aku bacanya. Semoga dipermudah urusannya," tutur netizen.
"Semoga tabah menghadapi ujian ini. InsyaAllah akan ada sinar di kemudian hari," imbuh netizen lain.
"Orang tuanya nggak bisa mikir. Kasihan sekali anak-anaknya," komentar netizen lainnya lagi.