Calon Presiden (Capres) yang diusung Partai NasDem, Anies Basweda tampaknya sedang mengalami 'serangan' bertubi-tubi dari lawan politiknya.
Serangan itu, salah satunya dari Politisi PDIP Ruhut Sitompul yang menyebar berita bohong soal Anies Baswedan ditolak untuk bicara di Muktamar Muhammadiyah.
“Saya sendiri nggak menagnggap itu hal besar karena orang akhirnya akan tahu, orang akan beradu intergitas kira-kira percaya Anies atau Ruhut Sitompul,” ungkap Refly harun, mengutip Wartaeonomi, Rabu (23/11/2022).
Kalaupun diadu, antara Anies dan juga Ruhut, dirinya yakin mayoritas akan memilih eks Gubernur DKI Jakarta tersebut.
“Yang bilang lebih percaya Ruhut Sitompul benar-benar itu benci sekali sama Anies sampai tidak ada penilaian objektif,” jelas Refly.
Refly Harun mengaku heran dengan Ruhut yang notabene politisi senior dengan kiprahnya di DPR namun narasi yang disampaikan tak ada bobotnya dalam menyerang Anies Baswedan.
Dirinya pun bertanya-tanya, dasar Ruhut selama ini menyerang Anies.
Apakah hal itu didasarkan pada pilihan politik atau ada tugas yang memang diberikan kepadanya untuk menyerang Anies.
“Mudah-mudahan dalam konteks ini siapapun yang mengkritik bukan karena menjalankan tugas ‘pemberi kesejahteraaannya’, tetapi benar-benar karena pilihan politiknya,” ungkap Refly.
Baca Juga: Bantah Lecehkan Staf Perempuan, Wali Nagari di Limapuluh Ngaku Hanya Minta Pasang Pin
Sebelumnya, Ruhut Sitompul menggunggah meme tulisan terkait dugaan Anies Baswedan mengemis jadi pembicara di Muktamar ke-48 Muhammadiyah Solo.
“Yg nulis meme ini kalau benar kata Anak Medan, sakitnya tidak seberapa tapi malunya ini gitu lho MERDEKA,” tulis Ruhut Sitompul lewat akun Twitternya.