Belakangan publik digegerkan dengan isu Wakil Ketua I Pertimbangan Partai Enggartiasto Lukito hengkang dari Partai NasDem.
Dalam narasi yang beredar, kader senior Partai NasDem tersebut disebut mundur lantaran tidak setuju dengan keputusan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang memilih Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden untuk Pilpres 2024.
Menanggapi isu ini, pengamat politik Ujang Komarudin menilai jika Enggartiasto Lukito benar-benar mundur dari NasDem merupakan hal wajar.
Mengutip dari WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Ujang meyakini bahwa pengusungan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sebagai bakal calon presiden membuat kader senior NasDem tersebut hengkang.
"Ya saya meyakini ya yang menjadi persoalan pencapresan Anies itu," kata pengamat politik Ujang.
Dalam pernyataannya, Ujang juga menyoroti Enggartiasto yang pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan Republik Indonesia.
Menurut Ujang, dengan hengkangnya Enggar maka semakin memperlihatkan bahwa ada pihak lain yang tidak menyukai pencapresan Anies.
"Nah kalau oke Enggar keluar ya itu bukti bahwa memang pencapresan Anies tidak disukai pihak lain," terang Ujang.
"Terutama pihak istana dan kalau kita akan pertama pak Enggar ini dekat juga dengan Luhut," imbuhnya.
Baca Juga: Penyaluran KUR Pertanian Tembus Rp 103 Triliun Per 23 November 2022
Meski demikian, Ujang menyebut bahwa perihal pengusungan Anies sebagai bakal calon presiden merupakan keputusan dari partai, sehingga harus dipatuhi oleh semua kader termasuk Enggar.
"Tapi ya itu tadi, kalau keluar itu pilihan politik," pungkasnya.