Nuansa panas sudah terasa, Jelang pertandingan Iran melawan Amerika Serikat pada laga Piala Dunia 2022 di Qatar.
Baru-baru ini, Iran melaporkan Amerika Serikat ke FIFA perihal penghapusan simbol Islam pada benderanya dalam Piala Dunia 2022.
Hal itu terjadi, saat media sosial resmi Timnas Amerika Serikat menggunggah foto klasemen Grup B.
Dalam foto yang diunggah, logo di tengah bendera Iran nampak hilang.
Diketahui, bendera Iran terdiri dari warna hijau, putih dan biru yang membentang secara horizontal.
Di bagian tengah, tepatnya pada warna putih, terdapat lafaz Allah.
Sementara itu pada bagian hijau dan merah terdapat tulisan takbir.
Tulisan Allah dan takbir inilah yang dihilangkan oleh media sosial resmi Timnas Amerika Serikat.
Hal itu lantas diketahui oleh Federasi Sepak Bola Iran yang kemudian secara resmi menyampaikan tuntutan ke FIFA.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2022: Mohammed Kudus Cetak Brace, Ghana Tundukkan Korea Selatan 3-2
Tak main-main, tuntutan itu adalah meminta FIFA mengeluarkan Amerika Serikat dari Piala Dunia 2022.
"Dalam tindakan tidak profesional, halaman Instagram federasi sepak bola AS menghapus simbol Allah dari bendera Iran," tulis media Iran, IRNA, mengutip HOPS.ID, jaringan suara.com, Senin (28/11/2022).
"Federasi Sepak Bola Iran mengirim email ke FIFA untuk menuntut agar mengeluarkan peringatan serius kepada federasi AS," sambung IRNA.
Adapun saat ini, unggahan di media sosial resmi timnas Amerika Serikat itu kini sudah dihapus.
Diduga, keputusan Amerika Serikat mengahpus simbol Islam di bendera Iran sebagai bentuk protes terkait dengan kasus kemanusiaan di Iran.
Terbunuhnya Mahsa Amini pada September lalu menjadi protes Amerika Serikat. Amini tewas karena menolak menaati aturan pemerintah Iran perihal hijab.
Skuad Iran sebetulnya juga melakukan protes, dengan tak menyanyikan lagu kebangsaan saat pertandingan melawan Inggris.
Saat itu, para pemain bungkam dan tidak sama sekali menyanyikan lagu kebangsaan.
Iran dan Amerika Serikat akan bertemu pada Rabu 30 November 2022 di Stadion Al Thumama.