Hadapi Anti Pemerintah, Benny Rhamdani Ketua BP2MI Beri Saran Pada Jokowi: Kalau Mau Tempur, Kita Lebih Banyak

Mamagini | Suara.com

Selasa, 29 November 2022 | 14:26 WIB
Hadapi Anti Pemerintah, Benny Rhamdani Ketua BP2MI Beri Saran Pada Jokowi: Kalau Mau Tempur, Kita Lebih Banyak
Tangkapan Layar Benny Rhamdani beri saran Jokowi (twitter/bospurwa)

Sosok Benny Rhamdani baru-baru ini jadi perbincangan lantaran momen dirinya ketika berbicara dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) viral di media sosial. Dalam video yang beredar tersebut, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) ini memberikan saran tak biasa untuk menghadapi anti pemerintah.

Potongan video yang diduga terjadi sebelum acara Nusantara Bersatu dimulai tersebut memperlihatkan Benny meminta izin pada Jokowi untuk menghadapi para anti pemerintah. Setidaknya terdapat 3 cara yang bisa dilakukan menurut Benny.

Cara yang pertama adalah dengan amplifikasi program-program keberhasilan Jokowi. Sementara itu cara kedua dan ketiga terbilang cukup keras.

"Yang kedua, kita gemes pak lawan mereka, kalau mau tempur lapangan kita lebih banyak," tutur Benny seperti dikutip dari video yang diunggah akun Twitter bospurwa.

Bila Jokowi tidak mengizinkan cara tempur ini, Benny meminta agar orang nomor satu di RI tersebut bertindak tegas dengan menegakkan hukum.

"Misalnya seperti mereka yang selama ini mencemarkan nama baik, menyerang pemerintah, adu domba, asut, penyebaran kebencian semua bisa dijerat dengan hukum," paparnya pada Jokowi.

Dirinya kembali menegaskan bila Jokowi harus benar-benar berkomitmen dengan penegakkan hukum agar dirinya dan para relawan tidak habis kesabaran sehingga berani menyerang secara langsung.

Sementara Benny terlihat begitu berapi-api, Jokowi yang duduk di hadapannya nampak bereaksi santai dan menyimak pemaparannya.

Video ini rupanya menggemparkan warganet. Tak sedikit yang menyayangkan tindakan Benny yang dianggap mendukung pemerintahan anti kritik.

"Miris betul pola pikirnya Kepala BP2MI, dipikirnya kalau orang serang pemerintah sudah pasti 100% benci Jokowi. Di kepalanya "kalau bukan kelompok saya berati musuh saya" dan "masyarakat itu cuma dua tipenya, kalau gak A ya B"," komentar salah satu warganet.

"Pemenang merasa negara ini punya pemenang, lalu yg tidak sependapat dengan pemerintah dianggap lawan. Lucunya orang-orang seperti ini bukan maju malah mundur cara berpikirnya, bukankah kita sepakat dengan DEMOKRASI," tambah warganet yang berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pro Kontra Gerakan Nusantara Bersatu: Gaungkan '2024 Manut Jokowi', Langgar Pesan Megawati

Pro Kontra Gerakan Nusantara Bersatu: Gaungkan '2024 Manut Jokowi', Langgar Pesan Megawati

News | Selasa, 29 November 2022 | 14:22 WIB

Kembali Singgung soal Pemimpin Rambut Putih, Jokowi Mention Tiga Sosok Ini

Kembali Singgung soal Pemimpin Rambut Putih, Jokowi Mention Tiga Sosok Ini

Jabar | Selasa, 29 November 2022 | 14:16 WIB

Diduga Terpaksa Datang, Politisi PDIP Sebut Jokowi Hadir ke Nusantara Bersatu karena Dijebak Relawan

Diduga Terpaksa Datang, Politisi PDIP Sebut Jokowi Hadir ke Nusantara Bersatu karena Dijebak Relawan

Video | Selasa, 29 November 2022 | 13:45 WIB

Terkini

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

5 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Kulit Berjerawat, Cek Sebelum Membeli

5 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Kulit Berjerawat, Cek Sebelum Membeli

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:29 WIB

Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang

Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20 WIB

Silsilah Keluarga Yosika Ayumi, Istri Aksa Uyun yang Jadi Menantu Soimah

Silsilah Keluarga Yosika Ayumi, Istri Aksa Uyun yang Jadi Menantu Soimah

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:14 WIB

Lawan Arus Tren Horor, Agung Saputra Optimis Film Drama 'Jangan Buang Ibu' Laris Manis

Lawan Arus Tren Horor, Agung Saputra Optimis Film Drama 'Jangan Buang Ibu' Laris Manis

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:10 WIB

Jadwal Lengkap Grup F Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Tantang Jepang Hingga Thailand

Jadwal Lengkap Grup F Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Tantang Jepang Hingga Thailand

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:09 WIB

30 Ucapan Mothers Day 2026 Singkat dan Menyentuh Hati untuk Ibu Tersayang

30 Ucapan Mothers Day 2026 Singkat dan Menyentuh Hati untuk Ibu Tersayang

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:09 WIB

Budaya Konsumtif Gen Z: Risiko Masa Depan Bumi di Tangan "Generasi Checkout"

Budaya Konsumtif Gen Z: Risiko Masa Depan Bumi di Tangan "Generasi Checkout"

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Benarkah Sampo Selsun Ditarik BPOM? Ini Faktanya!

Benarkah Sampo Selsun Ditarik BPOM? Ini Faktanya!

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB