Tega, Anak SMP Laporkan Ibu Kandung ke Polisi Gegara Tak Terima Dimarahi Pacaran Kelewat Batas

Mamagini

Kamis, 01 Desember 2022 | 13:15 WIB
Tega, Anak SMP Laporkan Ibu Kandung ke Polisi Gegara Tak Terima Dimarahi Pacaran Kelewat Batas
Anak SMP Laporkan Ibu Kandung ke Polisi Gegara Tak Terima Dimarahi Pacaran Kelewat Batas (@igtainmenttt)

Viral pengakuan seorang ibu dilaporkan anak kandungnya ke polisi karena tak terima dimarahin karena gaya pacarannya.

Dikutip dari akun instagram @igtainmenttt, Kamis (1/12/2022), seorang ibu menceritakan kronologi dirinya dilaporkan putrinya yang masih duduk di bangku SMP.

Wanita tersebut mengatakan mulanya ia memarahi dan memberikan sedikit pelajaran terhadap anaknya karena gaya pacaran yang terlewat batas.

"Berawal dari marahi dan ngasi sedikit pelajaran ke anak cewek saya karena ketahuan pacaran kelewat batas," kata wanita tersebut yang dikutip Suara.com dari akun instagram @igtainmenttt, Kamis (1/12/2022).

Wanita itu pun mengaku hatinya sangat hancur melihat gaya pacarannya yang terlewat batas. 

"Hancur hati seorang ibu tahu anaknya sudah liar kelewat batas," tulis pengakuan seorang wanita.

Bahkan wanita itu membagikan isi percakapan sang putri dengan kekasihnya

"Baca chat anak isinya begini," tulis wanita itu.

"Babee gapapa sayangg aku dari tadi nungguin kamuu kngenn berat sama kamu," isi pengirim pesan kepada anak wanita tersebut.

baca juga

"Gatau kangen banget sama kamu. Kalo cip*k itu emang manis yaa?," tulis pesan seseorang kepada anak wanita tersebut.

Dalam isi percakapannya, sang anak mengadukan kepada kekasihnya usai dimarahi sang ibu.

"Aku dimarahi krna ketahuan, berantem ishh," curhat anak wanita itu kepada kekasihnya.

Wanita tersebut kemudian menceritakan perjuangan dirinya yang membesarkan anaknya sendiri tanpa mendapat nafkah dari mantan suami.

"Dibesarkan oleh seorang single mom tanpa nafkah dari mantan suami sepeserpun sampai sekarang," curhat wanita itu. 

Hingga akhirnya wanita itu dilaporkan putrinya ke poilisi atas dugaan kekerasan.    

"Tega ngelaporin ibu sendiri ke polisi atas dugaan kekerasa, ibu yg sudah membesarkan dan menyekolahkan banting tulang," kata wanita itu.

Wanita itu juga membagikan surat laporan polisi terkait dirinya yang dilaporkan sang anak. 

Dari unggahannya, terlihat wanita itu dilaporkan sang anak ke Poltabes Palembang Sumatera Selatan.

"Tega sekali kamu nak," kata wanita itu dengan emoji hati terbelah dan menangis," ungkap wanita itu.

Pengakuan wanita yang dilaporkan anak kandungnya mendapat respon dari netizen. Netizen mengaku sedih dan kasihan dengan wanita itu.

"Anak nya kurang ajar banget, di didik yg benar malah ga terima. padahal akibat perbuatan dia itu, orangtua di akhirat bisa keseret loh naudzubiillahiminzalik.. semoga penegak hukumnya bisa memandang kasus dengan adil ya bu," kata akun @you********.

"Gw sebagai orang tua tunggal kok sedih bgt ya bacanya, ga Tau kamu nak Ibu kamu itu antara kepala jadi kaki, kaki jadi kepala buat besarin kamu, kekerasan gimana sih ,kalo kamu itu dididik biar masa depanmu ga hancur, gak ada loh orang tua mau nasibnya sama kayak orang tuanya,ga paham sama anak2 jaman sekarang," tulis akun @ang*******.

"Ya Allah nangis bacanya, beneran susah yaa ngebesarin anak di zaman skrg ," kata akun @cea******.

Tak sedikit warganet yang juga kesal terhadap tindakan sang anak sudah terlewat batas.

"Gw kalau jd emaknya gw usir anak gw...biarin dah di bilang tega atau apapun setidaknya qt sebagai ortu udah usaha mati2an buat anak... Apalagi seorang single Parent," tulis akun @any******.

"Laporin balik bu! pasal perzinahan anak gatau diri!!!!!!! ibu lo siang malem banting tulang, lo tinggal sekolah aja banyak tingkah. anjirrrr ngilu bacanya ya Allah semoga ibu nya bisa kuat menghadapi cobaan ini," kata akun @fly****.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelakuan Anak SMP Zaman Now: Dimarahi Gegara Chat Vulgar Sama Pacar, Ibunya Auto Dilaporin ke Polisi

Kelakuan Anak SMP Zaman Now: Dimarahi Gegara Chat Vulgar Sama Pacar, Ibunya Auto Dilaporin ke Polisi

Mamagini | Rabu, 30 November 2022 | 19:59 WIB

Seorang Ibu Nekat Jual Ginjal di Tepi Jalan Demi Bayar Hutang Anak yang Terjerat Judi Online

Seorang Ibu Nekat Jual Ginjal di Tepi Jalan Demi Bayar Hutang Anak yang Terjerat Judi Online

Mamagini | Kamis, 24 November 2022 | 15:13 WIB

Seorang Anak Menangis Sesenggukan Melihat Foto Ibunya di Buku Yasin: Perih!

Seorang Anak Menangis Sesenggukan Melihat Foto Ibunya di Buku Yasin: Perih!

Mamagini | Minggu, 20 November 2022 | 18:27 WIB

Terkini

Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital

Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 06:00 WIB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB