Denise Chariesta belakangan ini masih gencar menjadi topik perbincangan publik. Namun, kali ini ia membagikan video konten Youtube yang berbeda dari biasanya.
Alih-alih membagikan video membongkar aib RD, kali ini Denise menunjukan sisi lemah dirinya saat melakukan prosesi melukat di Bali.
Prosesi ini ditujukan guna membersihkan pikiran dan jiwanya. Proses melukat ini menggunakan 570 air suci.
Selama proses pemberisihan jiwa ini berlangsung, Denise tampak menangis hingga berteriak histeris. Hal itu karena dia mengingat dosa-dosanya selama berselingkuh dengan suami orang.
Setelah prosesi melukat ini usai, seorang sulinggih yang mendampingi Denise lantas menyampaikan beberapa pesan untuknya. Pesan tersebut adalah Denise akan diberi petunjuk tentang seseorang yang benar-benar mencintai dirinya dan orang yang tidak bersungguh-sungguh dengannya.
Pengusaha bunga ini juga menanggapi tak ingin kembali lagi dengan laki-laki berinisial RD, yang diduga merupakan Regi Datau suami dari Ayu Dewi. Ia menginginkan jodoh yang masih single.
"Saya enggak mau lagi bolak-balik sama laki orang itu. Biar dapat jodoh yang single," ucap Denise Chariesta dilansir dari channel YouTube-nya, Sabtu (3/12/2022).
"Iya, nanti pasti ada," sahut sulinggih.
Meski begitu, Denise masih tetap merasa tidak yakin kalau akan ada pria yang mau dengannya. Mengingat dirinya pernah menjadi seorang selingkuhan suami orang dan tidak lagi perawan.
Baca Juga: Pemerintah Gencarkan Kebijakan Motor Listrik, Menteri ESDM: Infrastruktur Harus Kita Siapkan
"Enggak ada yang mau, kalau sudah (pernah jadi pelakor atau tidak perawan)," ujar Denise lagi.
"Jangan bilang gitu. Yakin, yakin bisa. Jangan bilang enggak bisa. Tapi yakinkan di sini dan mau di sini (di hati). Ibu aja yakin kok bisa, masih muda, masih cantik," katanya.
Sulinggih itu juga mengatakan bahwa masih banyak orang yang benar-benar sayang kepada Denise, salah satunya adalah para pekerjanya.
"Jadi, yakin akan ada yang menyayangimu, akan ada yang mengambil dirimu dengan cinta kaasih tulus sayangnya, dan menerimamu apa adanya," pungkasnya.