Pasangan Yessy dan Ryan Dono menjadi viral lantaran batal menikah di H-3. Disebut bahwa penyebab batalnya pernikahan adalah karena pihak perempuan meminta mahar sertifikat rumah.
Keduanya pun langsung mendapat undangan dari stasiun televisi dan podcast para artis untuk meluruskan permasalahan yang terjadi. Salah satunya ke podcast Denny Sumargo.
Dalam YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, yang dilihat Rabu (7/12/2022), Ibu Ryan Dono mengungkap bahwa sebenarnya hubungan anaknya tidak direstui oleh orang tua Yessy.
Sekitar 6 bulan setelah keduanya berpacaran, kata ibu Ryan Dono, ia bertanya pada sang anak, tujuan hubungan mereka, mengingat hampir setiap hari Yessy datang ke rumahnya untuk bermain, baik sepulang kerja maupun di hari libur.
Keduanya pun sepakat untuk menikah, hingga akhirnya ia menelepon ibu Yessy untuk menyiapkan waktu, karena dirinya akan datang melamar ke rumah. Bahkan, kata ibu Ryan Dono, pihaknya mengajak dua orang tokoh masyarakat untuk mendampingi.
Namun, ia tak menyangka, jika ibu Yessy malah masuk ke dalam kamar saat dirinya dan rombongan tiba di sana. Menurutnya, ada sekitar 10 menit ia menunggu, sampai akhirnya seorang teman keluarga memanggil ibunya Yessy ke dalam.
Saat akan membicarakan maksud dan tujuannya ke sana, ibunya Yessy malah bereaksi di luar dugaan. Ia menangis sambil menyuruh pihak lelaki bertanya langsung ke Yessy mengenai kesediaannya dipinang oleh Ryan Dono.
"Jadi dia malah mengutarakan Yessy ini menanggung jawab ade-adenya. Yessy ini tulang punggung. Kalo bisa mah jangan dulu nikah kalau belum bisa mengembalikan jasa ke orang tua. Udah kuliah itu ga sedikit uang," demikian ibu Ryan Dono menirukan perkataan mantan calon besannya.
"Sambil menangis, dia bilang, 'Ya mau saya itu setidaknya calon mantu yang sudah mapan, setidaknya pengen saya kartap (karyawan tetap) Changsin (perusahaan sepatu). Di situ ada perusahaan changsin sepatu memang lumayan bonafit," lanjut ibu Ryan Dono.
Baca Juga: Derai Tangis Iringi Pemakaman Jenazah Lord Rangga di Brebes
Sedangkan, menurut ibu Ryan Dono, anaknya memang hanya seorang buruh di pabrik, yang levelnya di bawah perusahaan Changsin.
Ibu Ryan Dono semakin merasa sakit hati ketika tak lama ayahnya Yessy pulang kerja, namun sama sekali tak menegur dirinya dan keluarganya. Padahal, ayahnya Yessy mengenal ayah Ryan Dono karena keduanya satu tempat kerja.
Dari situlah, ibu Ryan Dono habis kesabaran dan menggebrak meja, dan berkata, "Ryan, mulai sekarang jangan pernah lagi menginjakkan kaki di rumah ini."