Kisah Ryan Dono dan Yessy yang batal nikah lantaran mahar berupa sertifikat rumah masih terus bergulir. Masing-masing pihak ramai membeberkan fakta terkait pernikahan yang batal tersebut.
Dalam klarifikasi yang dilakukan lewat kanal Youtube CURHAT BANG Denny Sumargo, Ryan Dono dan sang ibunda rupanya blak-blakan membongkar kelakuan Yessy serta keluarga terkait dengan mahar.
Menurut penuturan Ibunda Ryan Dono, keluarganya mengaku pernah menawarkan mahar lain kepada Yessy. Mahar yang diberikan pun tidak main-main dan cukup sakral.
Rupanya keluarga Ryan Dono pernah menawarkan mahar berupa seperangkat alat salat. Sayangnya, penawaran ini ditolak mentah-mentah oleh Yessy.
"Tadinya gini, 'Neng Mamah mau kasih mas kawin seperangkat alat salat', gitu Ibu bilang ke Yessy," tutur Ibunda Ryan Dono.
Namun Yessy menolak tawaran ini dengan alasan tak terduga. Menurutnya, mas kawin tersebut terlalu berat.
"'Aduh mah keberatan kalau seperangkat alat salat (kata Yessy), 'kenapa', saya bilang. 'Takut enggak bisa ngejalaninnya, nanti Yessy dosa, Ryan juga ikut dosa, loh. 'Kan umat islam memang wajib untuk salat' kata Ibu," jelas Ibu Ryan Dono.
Tak menerima tawaran mahar alat salat, Yessy justru meminta mahar yang lain. Bukan sertifikat rumah, dirinya meminta uang dengan angka sesuai tanggal pernikahan.
"Uang nilai aja tanggal, bulan, tahun, Eneng aja minta berapa, pokoknya udah kerinci aja dia," ucap Ibu Ryan Dono.
Baca Juga: Ayah Marsha Aruan Sempat Bilang Selamat Tinggal Sebelum Kena Serangan Jantung
"Rp226.022 mahar dalam bentuk rupiah," tambah Ryan Dono.
Mahar berupa uang ini kemudian dirangkai dengan figura dan masih disimpan oleh pihak Wedding Organizer (WO).
Seperti dikabarkan sebelumnya, pernikahan keduanya batal lantaran pihak Ryan Dono tidak bersedia memberikan mahar berupa sertifikat rumah seperti permintaan Yessy sekeluarga. Namun pesta pernikahan tetap digelar dengan memakai pengantin palsu untuk menutupi rasa malu.