Setelah Fajar Sad Boy berkali-kali muncul di berbagai pogram televisi, Deddy Corbuzier meluapkan kemarahan yang sangat besar terhadap Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI.
"Dia pada saat ada di TV. Ya, ada di TV, mana KPI?" seru Deddy Corbuzier dalam video yang ia unggah di Instagram pada Selasa (17/1/2023).
Ia berkali-kali mempertanyakan keberadaan dan kinerja KPI, mengingat Fajar Sad Boy masih berusia 15 tahun, sehingga tergolong anak di bawah umur.
"Kan katanya Anda melindungi hak anak-anak," ujar Deddy.
Youtuber dulu juga dikenal sebagai presenter gelar wicara televisi Hitam Putih ini pun menceritakan pengalamannya kena tegur KPI saat masih aktif bekerja di televisi.
"Saya pernah di Hitam Putih ngundang anak kecil, kena KPI. Pertanyaannya, sekarang, ketika Fajar Sad Boy dan mantannya, usia di bawah umur, masuk ke dalam TV, mana KPI-nya?" tegas dia lagi.
Deddy kemudian menjelaskan pasal dalam peraturan KPI yang menurutnya tak dijalankan juga oleh KPI, melihat banyaknya tayangan televisi yang dibiarkan mewawancarai Fajar Sad Boy.
"Padahal kalau kita ngerujuk pada pasal 29 peraturan KPI tentang Pedoman Perilaku Penyiaran, disebutkan bahwa lembaga penyiaran tidak boleh mewawancarai anak-anak di bawah umur 18 tahun di luar kapasitas mereka serta wajib mempertimbangkan keamanan dan masa depan mereka," terang pria yang mengawali karier di dunia hiburan sebagai mentalis ini.
Ia pun kembali mengulang pertanyaan soal keberadaan KPI dan menyampaikan sindiran terkait aksi kontroversial penyensoran di televisi.
Baca Juga: Panas! Nikita Mirzani Bilang Bunda Corla Mata Duitan: Nanti kayak Dito Mahendra Dikejar KPK
"Apa Anda sibuk ngeblur tetek [payudara] sapi?" tukas Deddy.