Viral di media sosial dua orang siswa SMP tengah berdansa di lapangan yang disaksikan siswa lainnya.
Terlihat gerakan kedua siswa yang diketahui bernama Keysha Aditia Putra Winardi dan Devina Anindita tampak serasi meliuk-liuk mengikuti irama musik.
Namun unggahan video siswa dan siswi itu malah dihujat netizen karena dianggap sebagai generasi perusak bangsa.
Viralnya siswa dan siswa yang tengah berdansa itu justru mendapatkan dukungan dari penyanyi Agnez Mo. Agnez Mo meminta agar sekolah tak perlu meminta maaf lantaran dua siswa tersebut berprestasi.
"Hi, :) @smpn1ciawi_bogor this is Agnez Mo. Kalo boleh, sepertinya punya prestasi itu bukan sesuatu yang harus ‘minta maaf’ kok. Punya anak perprestasi itu dibanggakan aja:),” tulis Agnez Mo di kolom komentar akun @smpn1ciawi_bogor yang dikutip Kamis (19/1/2023).
Menurut Agnez Mo prestasi tersebut harus dibanggakan dan dijadikan contoh sebagai siswa berprestasi di sekolah.
"Karena menurut saya, biar itu bisa boost their confidence. Justru malah, yang kaya gini harus dibanggakan oleh sekolahnya, biar bisa jadi contoh jg buat yang lain, bahwa BERPRESTASI itu lebih penting dibandingkan hanya go viral aja," papar Agnez Mo.
Bahkan Agnez Mo sempat menghubungi pihak sekolah SMPN 1 Ciawi agar dapat berkomunikasi dengan kedua siswa tersebut. Agnez Mo juga sempat meminta nomor telepon atau instagram dari Devina dan Keysha.
Kekinian, Agnez Mo bertemu dengan kedua siswa tersebut. Diketahui keduanya merupakan atlet cabor Dance Sport dan pemenang medali emas PORPROV Jabar 2022.
Baca Juga: Bursa Transfer: Atletico Madrid Selangkah Lagi Dapatkan Memphis Depay dari Barcelona
Dalam unggahan Instagram Storiesnya, Agnez Mo mengguggah foto bersama Keysha dan Devina.
"Guess who (Tebak siapa)," tulis Agnez Mo.
Selain itu, pelantun Coke Bottle itu juga menyaksikan kebolehan Keysha dan Devina menari 'Jive Dance'

Agnez Mo juga memvideokan Keysha dan Devina. Ia dan timnya terlihat sangat bersemangat dan antusias melihat kedua siswa itu.
"Ayeee let’s go!," ucap Agnez Mo.
Penyanyi kelahiran 1 Juli 1986 itu juga tampak berteriak melihat kelincahan dua siswa tersebut.