Beredar di media sosial, video dengan klaim Salshadila Juwita, putri Iis Dahlia mengakui hubungannya dengan ayah tirinya hingga Iis Dahlia menangis usai dihipnotis Uya Kuya.
Informasi tersebut diunggah oleh akun Youtube Jurnal Informasi. Dalam video tersebut tertulis judul di thumbnail 'Kabar Viral! Salsa Akui Hubungannya Dengan Ayah Tirinya'.
Melalui video thumbnail, ditampilkan foto Uya Kuya yang disandingkan dengan foto Iis Dahlia. Lalu ditampilkan foto Salsadila yang memakai face shield tampak tidur di sofa.
Sedangkan di keterangan video Youtube tertulis judul 'Iis Dahlia Menangis - Saat Salshadilla Akui Hubungan Gelapnya Dgn Ayahnya Saat Dihipnotis Uya Kuya'.
Di awal video tersebut, narator mengatakan bahwa Salshadila diklaim membuat pengakuan soal perlakuan ayah tirinya usai dihipnotis Uya Kuya.
"Iis Dahlia menangis. Kini pengakuan mengejutkan Salshadila soal perlakuan ayah tirinya saat dihipnotis Uya Kuya," ujar narator dalam video yang dikutip Mamagini.Suara.com dari YouTube Berita Artis, Minggu (7/5/2023).
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran dengan melihat secara lengkap video tersebut 5 menit 9 detik tidak ditemukan video atau foto atau bukti valid dari klaim Salshadila mengakui hubungannya dengan ayah tirinya hingga Iis Dahlia menangis usai dihipnotis Uya Kuya.
Uya Kuya memang pernah menghipnotis Salshadila, namun ketika itu dihipnotis soal mantan pacarnya Lutfi Agizal bukan soal pengakuan adanya kedekatan hubungannya dengan ayah tirinya.
Baca Juga: Link Live Streaming Newcastle United vs Arsenal, Big Match Liga Inggris 7 Mei
Video tersebut juga tidak terdapat kesesuaian antara judul dan thumbnail video yang diunggah dengan isinya. Sehingga klaim Salshadila mengakui hubungannya dengan ayah tirinya hingga Iis Dahlia menangis usai dihipnotis Uya Kuya adalah konten dengan koneksi yang salah.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dari klaim Salshadila mengakui hubungannya dengan ayah tirinya hingga Iis Dahlia menangis usai dihipnotis Uya Kuya adalah hoaks atau tidak benar. Narasi tersebut masuk ke dalam kategori konten menyesatkan.