CEK FAKTA: Jokowi Lantik Ahok dan Antasari Azhar Jadi Dewas KPK, Benarkah?

Ruth Meliana | Suara.com

Minggu, 07 Mei 2023 | 18:36 WIB
CEK FAKTA: Jokowi Lantik Ahok dan Antasari Azhar Jadi Dewas KPK, Benarkah?
CEK FAKTA: Jokowi Lantik Ahok dan Antasari Azhar Jadi Dewas KPK, Benarkah? [Turnbackhoax.id]

Suara.com - Beredar kabar Presiden Joko Widodo melantik Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Antasari Azhar menjadi Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK).

Kabar itu dibagikan oleh akun YouTube Sepuar Istana pada Sabtu (6/5/2023). Akun ini mengabarkan sebuah video 'breaking news' tentang pelantikan Dewas KPK yang dilakukan oleh Presiden Jokowi.

Dalam narasinya, akun ini menyebut pelantikan Ahok dan Antasari sebagai Dewas KPK disaksikan oleh pejabat Istana.

Adapun narasi yang ditulis Seputar Istana dalam judul sebagai berikut:

DI SAKSIKAN PARA PEJABAT ISTANA, JOKOWI LANTIK AHOK DAN ANTASARI JADI DEWAS KPK

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, kabar Presiden Jokowi resmi melantik Ahok dan Antasari Azhar sebagai Dewas KPK adalah tidak benar.

Faktanya, Jokowi sebelumnya sudah membentuk dan melantik 5 orang sebagai anggota Dewas KPK. Sejak pembentukan Dewas KPK sendiri, nama Ahok dan Antasari memang kerap diberitakan bakal dipilih oleh Jokowi.

Namun kabar itu tidak pernah terbukti hingga sekarang karena Presiden Jokowi sudah menentukan 5 anggota Dewas KPK. Tidak ada juga informasi kredibel terkait Presiden Jokowi melantik anggota Dewas KPK baru-baru ini.

Berikut ini merupakan nama lima anggota Dewas KPK yang dilantik Presiden Jokowi, di mana sebagian dari mereka masih menjabat hingga sekarang.

  1. Artidjo Alkostar (Mantan Hakim Mahkamah Agung, telah meninggal dunia pada 2021)
  2. Albertina Ho (Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang)
  3. Syamsuddin Haris (Peneliti Lembaga lImu Pengetahuan Indonesia)
  4. Harjono (Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi)
  5. Tumpak Hatarongan Panggabean (Mantan Wakil Ketua KPK 2003-2007)

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, maka narasi Ahok dan Antasari Azhar resmi dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Dewas KPK adalah kabar hoaks.

Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content, atau konten yang menyesatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Bandung Alami Banjir Bandang Sungai Citarum, Banyak Korban Jiwa Bertumpuk

CEK FAKTA: Bandung Alami Banjir Bandang Sungai Citarum, Banyak Korban Jiwa Bertumpuk

| Minggu, 07 Mei 2023 | 17:12 WIB

Cek Fakta: Satrio Digugat Cerai Iis Dahlia, Salshadila Tak Terima hingga Pilih Ikut Ayah Tiri Gegara Hamil Muda

Cek Fakta: Satrio Digugat Cerai Iis Dahlia, Salshadila Tak Terima hingga Pilih Ikut Ayah Tiri Gegara Hamil Muda

| Minggu, 07 Mei 2023 | 17:00 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan adalah Seorang Soekarnois?

CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan adalah Seorang Soekarnois?

| Minggu, 07 Mei 2023 | 16:15 WIB

Cek Fakta: Gubernur Lampung Dijadikan Tersangka oleh KPK Usai Diperiksa Penyidik Selama 48 Jam, Benarkah?

Cek Fakta: Gubernur Lampung Dijadikan Tersangka oleh KPK Usai Diperiksa Penyidik Selama 48 Jam, Benarkah?

| Minggu, 07 Mei 2023 | 15:49 WIB

CEK FAKTA: Jokowi Ketakutan Diproses Hukum Ketika Anies Baswedan Jadi Presiden Selanjutnya

CEK FAKTA: Jokowi Ketakutan Diproses Hukum Ketika Anies Baswedan Jadi Presiden Selanjutnya

| Minggu, 07 Mei 2023 | 15:37 WIB

CEK FAKTA: Erick Thohir Murka Bendera Indonesia Terbalik, Kamboja Ditindak Tegas, Benarkah?

CEK FAKTA: Erick Thohir Murka Bendera Indonesia Terbalik, Kamboja Ditindak Tegas, Benarkah?

| Minggu, 07 Mei 2023 | 15:01 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB