Beredar kabar yang menarasikan bahwa Anies Baswedan drop setelah mengetahui dirinya akan ditahan selama 20 hari ke depan.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 128 ribu pengikut bernama POLEMIK POLITIKUS melalui sebuah video yang diunggah pada 25 Mei 2023.
"ANIES LANGSUNG DROP DENGAR KABAR BAKAL DITAHAN 20 HARI KE DEPAN !!" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Kamis (25/5/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"ANIS JEMPUT PAKSA !!
TERNYATA ORANG INI TERLIBAT KASUS BESAR"
Namun begitu, apakah benar kondisi Anies Baswedan langsung drop usai mendengar kabar dirinya akan ditahan selama 20 hari ke depan?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait kondisi kesehatan Anies Baswedan yang menurun.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Anies Baswedan akan ditahan selama 20 hari ke depan.
Baca Juga: Ratiman, Ayah Terduga Korban Mutilasi di Solo Diambil Sampel Darah untuk Pencocokan
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga berita ini diturunkan, tidak ada berita kredibel yang menyatakan Anies Baswedan akan ditahan selama 20 hari ke depan hingga kondisinya drop.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan kondisi Anies Baswedan drop usai mendengar kabar dirinya akan ditahan selama 20 hari ke depan merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].