Meski kini sudah bisa berjalan seperti biasa, ayah David Ozora, Jonathan Latumahina mengatakan bahwa kondisi kesehatan anaknya belum pulih.
Lewat akun Twitter pribadinya @seeksixsuck, Jonathan Latumahina mengunggah video David yang sedang berjalan kaki. Dalam video tersebut, terlihat jelas bagaimana langkah kaki David Ozora yang memang tidak seimbang.
Ia menyebutkan bahwa untuk durasi berjalan, David tak bisa melakukannya untuk waktu yang lama. David akan terjatuh jika memaksakan diri untuk terus berjalan.
Jonathan Latumahina menyebut kalau David hanya mampu berjalan selama 6 menit.
Bakan sang anak sudah pernah jatuh berkali-kali dan kakinya mengalami fraktur sehingga harus dipasang pen. Itu semua akibat efek cedera otak berat yang dialami David Ozora setelah menjadi korban penganiayaan dari Mario Dandy.
"Efek cedera otak berat menyisakan cacat fisik seperti ini: liat cara jalan david, dia endurance baru kuat 6 menit, berkali2 jatuh karena pusat keseimbangan trauma berat. Bahkan pernah jatuh sampai retak kakinya dan pasang pen," cuitnya, Senin (5/6/2023).
"Trus ada ahli hukum bilang 'bukan penganiayaan berat'," imbuhnya.
Selain fungsi motorik, aspek kognitif remaja yang bernama lengkap Cristalino David Ozora Latumahina ini juga belum pulih sepenuhnya.
Diutarakan Jonathan Latumahina saat menghadiri sidang perdana Mario Dandy, anaknya masih kesulitan membedakan warna sampai sekarang.
"Anak saya sampai saat ini belum tahu warna, tidak bisa membedakan warna," ungkap Jonathan Latumahina, ketika ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023) dikutip dari Suara.com.