Wakil Ketua Umum Gerindra, Habiburokhman yakin bahwa Prabowo Subianto mendapat dukungan langsung dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
"Kalau saya ngomong pasti iya dong," ungkap Habiburokhman di Gedung DPR RI, Jakarta seperti dikutip dari Antara, Rabu(7/6/2023).
Adapun menurut Habiburokhman, bentuk dukungan Jokowi ke Prabowo terlihat dari gestur politiknya.
Terlebih, Presiden Jokowi sempat menyinggung bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin yang berani mempertahankan kepentingan bangsa dan negara.
"Ya, gestur politiknya," kata Habiburokhman.
Hal itulah yang membuat dirinya yakin bahwa sosok yang dimaksud Presiden Jokowi adalah Prabowo Subianto.
"Pernyataan bahwa kita membutuhkan pemimpin nasional yang berani mempertahankan kepentingan bangsa dan negara. Itu kan jelas-jelas arahnya (ke Prabowo Subianto)," jelasnya.
Sebagai informasi, pendaftaran bakal capres dan cawapres dijadwalkan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.
Menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu), pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Adapun saat ini, ada 575 kursi di parlemen sehingga pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.