Polusi Udara Jakarta Kian Buruk, Menko Luhut Akan Persulit Pembelian Kendaraan BBM

Mamagini

Rabu, 14 Juni 2023 | 13:09 WIB
Polusi Udara Jakarta Kian Buruk, Menko Luhut Akan Persulit Pembelian Kendaraan BBM
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. [Tangkapan Layar Youtube/StranasPK Official]

Polusi udara di Jakarta dan kota-kota di sekitarnya tengah menjadi perhatian lantaran terus menunjukkan perburukan belakangan ini. Bahkan, disebut-sebut bahwa pencemaran udara di ibu kota selama dua minggu terakhir merupakan salah satu yang terburuk di dunia.

Sejumlah langkah pun diambil pemerintah untuk mengatasi polusi udara di ibu kota. Salah satunya yang dikemukakan oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritimiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, adalah dengan memperketat pembelian kendaraan berbasis Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Menko Luhut mengatakan bahwa hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam mempercepat kendaraan listrik. Dan diharapkan, pembatasan ini akan berdampak pada perbaikan kualitas udara di Jakarta dan sekaligus untuk kesehatan.

"Kami juga secara bertahap akan mulai mempersulit ya, (dalam) tanda kutip, mobil-mobil combustion sehingga dengan demikian, air quality Jakarta bisa lebih baik. Sehingga keluarga kita akan mendapat air quality seperti mungkin di negara tetangga kita," ujarnya dalam Peluncuran Battery Assets Management Services Indonesia Battery Corporation (IBC), di Kemenko Marves, Jakarta, Senin (12/6/2023), dikutip dari akun Instagram @pandemictalks.

Lebih lanjut, Menko Luhut menambahkan bahwa pembatasan ini juga diharapkan dapat mendorong pembelian mobil listrik ke depannya. 

Meski demikian, rencana ini mendapat kritik tajam dari warganet. Banyak yang menyebut bahwa pembatasan kendaraan BBM bukanlah solusi untuk mengatasi polusi udara.

"Sama bae listrik pake energi. Moga-moga bisa dipertimbangkan efektifitas kerja kaya yang bisa kerja di rumah ya di rumah aja gitu, kan polusi kendaraan berkurang. Inget zaman pandemi pas WFH sering banget liat langit biru, kelihatan gunung, bahkan bisa lihat pelangi. Beda banget sama sekarang, keluar komplek aja udah batuk-batuk," komentar warganet.

"Kenapa sih diskusinya selalu ke arah kendaraan listrik? Kenapa gak bikin kebijakan yang bisa bikin kendaraan umum populer lagi?" kritik warganet lain.

"Kok terkesan maksa banget belakangan ini tentang penggunaaan mobil listrik? Pakai mobil listrik itu kalau rata-rata warga negara telah siap, namun kenyataannya kan belum siap. Listrik kita saja masih bertumpu pada batubara. Terus saat beli mobil listrik, tagihan listriknya rakyat juga kan yang bayar? Apakah negara ini hanya untuk orang kaya, Pak?" protes salah seorang warganet.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bak Kabut di Siang Hari, Viral Penampakan Polusi Udara Kepung Jakarta

Bak Kabut di Siang Hari, Viral Penampakan Polusi Udara Kepung Jakarta

Mamagini | Selasa, 13 Juni 2023 | 16:18 WIB

Kualitas Udara Jakarta Buruk hingga Berkabut, DPRD Pertanyakan Kinerja Dinas LH DKI

Kualitas Udara Jakarta Buruk hingga Berkabut, DPRD Pertanyakan Kinerja Dinas LH DKI

News | Selasa, 13 Juni 2023 | 15:08 WIB

Menko Luhut Marah Besar Soal Mandor Asing Awasi Proyek IKN

Menko Luhut Marah Besar Soal Mandor Asing Awasi Proyek IKN

Bisnis | Selasa, 13 Juni 2023 | 12:13 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×