Beredar kabar yang menarasikan bahwa dalam sidang pencemaran nama baik Luhut Binsar Pandjaitan, Majelis Hakim menerima mahar fantastis dengan nilai miliaran rupih sehingga memihak kepada Luhut.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 341 ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 13 Juni 2023.
"BUKTI HAKIM BERAT SEBELAH !! DAPAT MAHAR FANTASTIS HINGGA MILIYARAN" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Rabu (14/6/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa sebagai thumbnail dengan narasi berikut:
"HAKIM MEMIHAK KEPADA LUHUT
TERNYATA DAPAT MAHAR FANTASTIS HINGGA MILYARAN"
Namun begitu, apakah benar Hakim menerima mahar miliaran rupiah sehingga memihak Luhut Pandjaitan?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait hakim yang menerima mahar miliaran rupiah.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa hakim memihak kubu Luhut Binsar Pandjaitan karena telah menerima mahar miliaran rupiah.
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti ataupun berita kredibel yang menyatakan hakim memihak Luhut Pandjaitan karena menerima mahar miliaran rupiah.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan hakim memihak Luhut Pandjaitan karena menerima mahar miliaran rupiah merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].