Dewi Perssik baru-baru ini memberikan klarifikasi mengenai kabar yang menyebut rumahnya dikepung warga setelah adanya kontroversi tentang sapi kurban dengan ketua Rukun Tetangga (RT) bernama Malkan. Ia membantah dan mengatakan bahwa rumahnya tidak pernah dikepung oleh warga sekitar.
Dalam klarifikasinya, Dewi Perssik menyatakan bahwa berita tersebut tidak benar dan bahwa video yang viral di media sosial tidak menunjukkan rumahnya. Ia juga menjelaskan bahwa video tersebut diambil saat ia pulang dari masjid bersama ketua RT, namun bukan di depan rumahnya.
“Sempat ada berita yang di situ bahwa rumah aku di grebek apalah, enggak. Itu bukan depan rumah aku," ungkap Dewi Perssik dikutip dari Matamata.com.
"Itu gak tahu depan rumah siapa,” lanjutnya.
"Jadi, gak ada hubungannya dengan di rumah aku. Di rumah aku gak seperti yang ada di gambar."
Sebelumnya, video viral di media sosial menunjukkan bagaimana warga satu kampung mengepung rumah Dewi Perssik dan meneriaki namanya.
Perekam video menyebut bahwa Dewi Perssik telah memfitnah ketua RT, yang menyebabkan ketegangan di wilayah tersebut dan merusak nama baiknya.
"Huuu ini satu kampung ini sudah kena akibat pernyataan mbak DP (Dewi Persik), soalnya udah bawa-bawa kampung ini, dan sudah mencemarkan nama baik," ucap seorang ibu-ibu yang merekam video itu.
Matamata.com/Diwanna Ericha
Baca Juga: Bakal Tampil Lebih Intimate, Taeyong NCT dan Epik High Manggung di CXO Media Live On Stage