Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, menegaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan pemerintah untuk mendorong Jakarta International Stadium (JIS) sebagai salah satu venue Piala Dunia U-17. Dalam upaya ini, terdapat beberapa ubahan yang perlu dilakukan agar JIS memenuhi persyaratan inspeksi sebagai stadion Piala Dunia.
Pernyataan Erick ini bertujuan untuk menghilangkan tuduhan politisasi di balik rencana renovasi JIS. Sebaliknya, pemerintah berkomitmen secara serius untuk mempromosikan JIS kepada FIFA sebagai salah satu lokasi Piala Dunia U-17.
Erick menjelaskan bahwa pemerintah ingin merenovasi 22 stadion agar memenuhi standar internasional dan FIFA. Pemerintah juga berencana mengusulkan lapangan-lapangan untuk digunakan dalam ajang Piala Dunia U-17.
Ada sekitar enam atau delapan lapangan yang akan diajukan, termasuk JIS. Namun, sebelum diajukan, kualitas stadion perlu ditingkatkan.
Sebagai contoh, ketika Stadion Gelora Bung Karno (GBK) diajukan sebagai lokasi Asian Games, rumputnya diperbaiki secara menyeluruh dan aksesnya ditingkatkan. Hal yang sama pun juga berlaku untuk JIS.
Erick berharap agar semua pihak untuk mendukung usaha menjadikan JIS dan stadion lainnya sebagai lokasi Piala Dunia U-17. Menurutnya, ada standar tinggi yang harus dipenuhi agar stadion lulus inspeksi FIFA. Piala Dunia adalah ajang tertinggi yang membutuhkan standar terbaik.
Meskipun JIS memiliki arsitektur internasional, itu tidak menjamin lulus inspeksi FIFA. Dengan demikian, pemerintah berinisiatif untuk menyempurnakan fasilitas JIS agar dapat digunakan dalam Piala Dunia U-17.
Erick mengungkapkan bahwa ada perbedaan antara standar internasional dan standar FIFA. Ia menyebut contoh ketika tim Argentina melakukan pemeriksaan lapangan latihan dan stadion sebanyak dua kali sebelum akhirnya memilih GBK sebagai tempat latihan karena alasan keamanan yang lebih baik. Hal ini menunjukkan bahwa mereka memiliki standar mereka sendiri. Erick juga menyatakan bahwa standar FIFA bahkan lebih tinggi dari standar Argentina.
Oleh karena itu, perbaikan fasilitas, terutama rumput, adalah hal yang wajar. Ini penting karena kualitas rumput harus yang terbaik mengingat banyaknya pertandingan yang akan dimainkan. Erick menjelaskan bahwa stadion akan digunakan dalam turnamen di mana satu lapangan dapat digunakan untuk beberapa pertandingan dalam waktu seminggu.
Baca Juga: Pemuda Ini Curi Gas Melon di Kuta Karena yang Dijual di Warung Saudaranya Dicuri