Beredar kabar yang menarasikan bahwa sebanyak 50 santri Al Zaytun tewas karena kemarahan warga Indramayu.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 344 ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 7 Juli 2023.
"TADI MALAM !! 50 NYAWA SANTRI AL ZAYTUN MELAYANG AKIBAT KEMARAHAN WARGA INDRAMAYU" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Minggu (9/7/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"TADI MALAM...!!
50 NYAWA SANTRI MELAYANG
WARGA INDRAMAYU MURKA HINGGA NEKAT LAKUKAN INI"
Namun begitu, apakah benar 50 santri Al Zaytun tewas karena kemarahan warga Indramayu?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait adanya 50 santri Al Zaytun yang tewas.
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa terdapat korban jiwa akibat kemarahan warga Indramayu terhadap Ponpes Al Zaytun.
Baca Juga: Aldi Taher Konser Ogah Dibayar dan Minta Uangnya Buat Donasi, Netizen: Ga Salah Ngefans!
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa 50 santri Al Zaytun tewas karena kemarahan warga Indramayu.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'TADI MALAM !! 50 NYAWA SANTRI AL ZAYTUN MELAYANG AKIBAT KEMARAHAN WARGA INDRAMAYU' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].