Mengenal 4 Jenis Suporter Bola: Apa Bedanya Ultras dan Hooligan?

Mamagini

Sabtu, 15 Juli 2023 | 15:54 WIB
Mengenal 4 Jenis Suporter Bola: Apa Bedanya Ultras dan Hooligan?
Ilustrasi sepak bola. (Pexels)

Olahraga sepak bola selalu dikaitkan dengan pendukung tim alias suporter. Tak hanya di Indonesia, tetapi di seluruh dunia, pendukung memiliki peran penting dalam suatu klub.

Namun, pendukung ini memiliki berbagai tujuan saat mereka memutuskan untuk datang ke stadion, bukan hanya sekadar menyaksikan pertandingan.

Beberapa tujuan mereka antara lain mencari hiburan, memberikan dukungan kepada klub favorit, atau mengekspresikan sikap politik tertentu. Dari sinilah bermunculan berbagai jenis pendukung.

Berikut ini adalah beberapa jenis pendukung yang ada di dunia dikutip dari Bolatimes:

1. Ultras

Ultras adalah kelompok pendukung yang tergolong ekstrem dan muncul pada akhir tahun 1960-an di Italia. Awalnya, mereka membentuk kelompok yang menempati tribun berdiri di belakang gawang dengan nama Brigade, Fedayeen, atau Comanndo.

Kelompok ini seringkali mengenakan pakaian serba hitam, seperti syal dan jaket hoodie, mereka selalu berdiri dan menyanyikan chant sambil mengibarkan bendera.

Ultras cenderung memiliki sikap politik, dan mereka mengekspresikan aspirasi melalui spanduk-spanduk yang terpasang di stadion.

Kelompok ini terorganisir dengan baik, meskipun kadang-kadang lebih bersifat anonim, dan mereka tidak segan untuk memprotes kebijakan klub yang dianggap tidak menguntungkan.

baca juga

2. Casual/Hooligan

Casual dan hooligan sebenarnya adalah dua kelompok yang berbeda. Hooligan muncul pada tahun 1960-an dan merujuk pada pendukung Inggris yang melakukan perjalanan ke luar kota untuk mendukung tim kesayangan.

Beberapa kelompok hooligan terkenal antara lain Gooners, The Herd, Villa Hardcore, Zulu's Army, Headhunters, The Army, dan The Urchins.

Pendukung ini memiliki tradisi "away day" di mana mereka mengawal tim kesayangan ke luar kota. Beberapa orang menganggap perilaku hooligan cenderung kasar.

Mereka suka minum-minum dan sering terlibat dalam kerusuhan. Fanatisme mereka kadang-kadang berujung pada kekerasan antar kelompok hooligan, yang termasuk dalam tragedi Heysei dan Hilsborough.

Sementara itu, Casual muncul setelah pemerintah Inggris secara resmi melarang hooliganisme. Larangan ini diberlakukan antara tahun 1958 hingga 1990 sebagai respons terhadap tragedi Hilsborough pada tahun 1985.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 5 Striker Legendaris Timnas Indonesia: Kiprahnya Sulit Dilupakan

Ini 5 Striker Legendaris Timnas Indonesia: Kiprahnya Sulit Dilupakan

Mamagini | Selasa, 11 Juli 2023 | 20:30 WIB

Ini Penyakit yang Sebabkan Kurnia Meiga Pensiun Dini, Karier Cemerlang Langsung Sirna

Ini Penyakit yang Sebabkan Kurnia Meiga Pensiun Dini, Karier Cemerlang Langsung Sirna

Mamagini | Kamis, 06 Juli 2023 | 11:36 WIB

CEK FAKTA: Tolak Pertandingan Argentina vs Indonesia, Anies Baswedan Berakhir Dipermalukan Erick Thohir, Benarkah?

CEK FAKTA: Tolak Pertandingan Argentina vs Indonesia, Anies Baswedan Berakhir Dipermalukan Erick Thohir, Benarkah?

Mamagini | Minggu, 11 Juni 2023 | 18:27 WIB

Terkini

Bukan Lagi Kejadian Langka: Suhu 41,7C Lumpuhkan Eropa dan Renggut 1.300 Nyawa

Bukan Lagi Kejadian Langka: Suhu 41,7C Lumpuhkan Eropa dan Renggut 1.300 Nyawa

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 18:21 WIB

Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi

Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:21 WIB

Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga

Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 18:20 WIB

Kisah 11 Tahun TUKU, Gaet UMKM dan Petani Lokal hingga Hadapi Berbagai Tantangan

Kisah 11 Tahun TUKU, Gaet UMKM dan Petani Lokal hingga Hadapi Berbagai Tantangan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:19 WIB

Momen Jokowi Dianugrahi Gelar Baginda Pemuka Bangsa oleh 5 Kerajaan Adat Lampung

Momen Jokowi Dianugrahi Gelar Baginda Pemuka Bangsa oleh 5 Kerajaan Adat Lampung

Video | Senin, 29 Juni 2026 | 18:17 WIB

Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Bupati Pati Nonaktif Sudewo Berlanjut

Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Bupati Pati Nonaktif Sudewo Berlanjut

Foto | Senin, 29 Juni 2026 | 18:17 WIB

Persib Bandung Rekrut Gabriel Mutombo, Eks Bek Lyon Pengganti Federico Barba

Persib Bandung Rekrut Gabriel Mutombo, Eks Bek Lyon Pengganti Federico Barba

Jabar | Senin, 29 Juni 2026 | 18:13 WIB

Harga Gas Industri Turun untuk Cegah PHK, Bahlil: Instruksi Presiden Prabowo

Harga Gas Industri Turun untuk Cegah PHK, Bahlil: Instruksi Presiden Prabowo

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:08 WIB

Dulu Banjir dan Dinding Rapuh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Ini Nyaman Ditempati

Dulu Banjir dan Dinding Rapuh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Ini Nyaman Ditempati

Jawa Tengah | Senin, 29 Juni 2026 | 18:07 WIB

Tragedi Tebet: Ketika Fasilitas Publik Berubah Menjadi Kuburan bagi Balita Tak Berdosa

Tragedi Tebet: Ketika Fasilitas Publik Berubah Menjadi Kuburan bagi Balita Tak Berdosa

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 18:06 WIB

×