Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka enggan mengomentari perihal pemecatan Budiman Sudjatmiko oleh PDI Perjuangan.
Gibran pun meminta rekan media untuk menanyakan perihal pemecatan Budiman Sudjatmiko kepada DPP PDI Perjuangan. Pasalnya ia mengaku tak memiliki jabatan struktural di PDI Perjuangan.
"Lha itu tanya ke pusat lah ya jangan tanya ke saya. Urusan pemecatan kok karo aku i ngopo to (ke saya kenapa tanya pemecatan)? Saya kan bukan struktur, bukan siapa-siapa di partai," ujar Gibran yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Kompas TV, Jumat (25/8/2023).
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum berkomunikasi lagi dengan Budiman Sudjatmiko usai dipecat PDI Perjuangan ketika itu.
Bahkan ucapan selamat kepada Budiman Sudjatmiko ketika itu kata Gibran hanya candaan saat hadir di Kopdarnas PSI pada Selasa (22/8/2023) lalu.
Pasalnya kata Gibran, ia tak mengetahui soal nasib Budiman Sudjatmiko saat bertemu di acara PSI.
"Ngasih selamat nggak ada maksud apa-apa. Jenenge talkshow ya kaya gitu isine gojekan (namanya talkshow ya kaya gitu isinya bercandaan). Deweke disik sik gojeki (dirinya dulu yang ngajak bercanda). Iya (bercandaan). Lha ngapain, keputusan pecat atau tidak dipecat bukan di saya juga," papar Gibran.
Sebelumnya Gibran melontarkan candaan dengan menyindir Budiman soal tak jadi dipecat PDI Perjuangan.
"Loh, nggak jadi dipecat ya mas?," kata Gibran yang disambut tawa dari Budiman dan Helmy Yahya serta kader PSI lainnya.
Mendengar hal tersebut, Budiman langsung memberikan penjelasan soal PDIP yang ia sebut mirip klub bola Real Madrid asal Spanyol karena memiliki banyak bintang.
"PDI Perjuangan kayak Real Madrid bro, banyak bintangnya, jadi wajar lah ya," kata Budiman.
Selain itu Budiman Sudjatmiko mengatakan bahwa dirinya dan Gibran berasal dari tempat yang sama yakni PDI Perjuangan. Namun ia menilai berada di PSI seperti berada di rumah sendiri.
"Kebetulan kami berasal dari kandang yang sama tapi saya tidak merasa ada di rumah yang berbeda dengan PSI," ucap Budiman.