Seperti di BRI Liga 1, Liga 2 akan Adopsi Aturan Larangan Suporter Datang ke Partai Tandang

Mamagini

Rabu, 06 September 2023 | 13:41 WIB
Seperti di BRI Liga 1, Liga 2 akan Adopsi Aturan Larangan Suporter Datang ke Partai Tandang
Arema FC ketika bertanding lawan Persik Kediri di BRI Liga 1. (Instagram)

PT Liga Indonesia Baru, yang mengatur kompetisi sepak bola Indonesia, telah mengonfirmasi bahwa aturan larangan suporter tim tamu akan diterapkan dalam Liga 2, kompetisi sepak bola kasta kedua di Indonesia, pada musim ini. Keputusan ini diambil untuk menjaga ketertiban dan keamanan dalam pertandingan.

Pegadaian Liga 2 2023/2024 dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 10 September 2023 dengan seremonial pembukaan berlangsung dalam pertandingan antara Persela Lamongan melawan Persijap Jepara di Lamongan.

Ferry Paulus, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, mengkonfirmasi keputusan ini, serupa dengan aturan yang berlaku di Liga 1. "Seperti pada Liga 1 ada larangan suporter tamu, di Liga 2 juga suporter tamu kita larang. Dari proses izin juga sudah jelas semua suporter tim tamu itu juga kita larang," ujarnya.

Meskipun larangan terhadap suporter tim tamu sudah ada sejak awal musim, terjadi insiden-insiden kericuhan antara suporter tim tuan rumah. Contohnya, baru-baru ini terjadi kericuhan setelah pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga.

Sebagai respons terhadap kericuhan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi telah mengkaji izin penggunaan Stadion Patriot untuk pertandingan-pertandingan yang berpotensi menimbulkan kerusuhan, seperti saat Persija melawan Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Arema FC. Ferry Paulus menegaskan bahwa hal ini menjadi tanggung jawab Panitia Pelaksana (Panpel) Persija untuk menemukan solusi.

"Itu urusan panpel Persija. Yang jelas, stadion alternatif untuk tim Persija sudah diregister itu Patriot. Kita tinggal tunggu saja apakah larangan bermain di Patriot tersebut sudah sesuai dengan jadwal atau tidak," kata Ferry.

Dengan pelanggaran yang terus dilakukan oleh suporter tim tamu yang berusaha datang ke stadion dan terjadinya insiden-insiden kericuhan, Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah memberikan sanksi berupa denda sebesar Rp 25 juta kepada dua klub. Ferry Paulus juga mengungkapkan kebingungannya mengenai alasan terjadinya kericuhan saat hanya suporter tuan rumah yang hadir.

"Kericuhan yang sempat terjadi bukanlah antara suporter tim tamu dengan tim tuan rumah, melainkan sesama suporter tuan rumah. Saya tidak tahu dinamikanya seperti apa, tetapi menurut regulasi, hal ini tentu jelas melanggar aturan dan pasti akan ada sanksi dari Komdis (PSSI)," tegasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Deretan Pemain Asing di BRI Liga 1 yang Pulang Kampung untuk Bela Timnas, Ada yang dari Palestina

Deretan Pemain Asing di BRI Liga 1 yang Pulang Kampung untuk Bela Timnas, Ada yang dari Palestina

Mamagini | Sabtu, 02 September 2023 | 16:47 WIB

Ada Klub dengan 29 Pemain Belum Gajian, Liga 2 Dibanjiri Tim yang Telat Bayar Penggawanya

Ada Klub dengan 29 Pemain Belum Gajian, Liga 2 Dibanjiri Tim yang Telat Bayar Penggawanya

Mamagini | Sabtu, 02 September 2023 | 15:22 WIB

Shin Tae-yong Panggil Pemain Minim Pengalaman, Ternyata Ini Sebabnya

Shin Tae-yong Panggil Pemain Minim Pengalaman, Ternyata Ini Sebabnya

Mamagini | Jum'at, 01 September 2023 | 15:31 WIB

Terkini

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

×