6 Fakta Terbaru Kasus Korupsi Kemenaker: KPK akan Periksa Cak Imin Besok

Mamagini

Rabu, 06 September 2023 | 14:59 WIB
6 Fakta Terbaru Kasus Korupsi Kemenaker: KPK akan Periksa Cak Imin Besok
Eks Menteri Ketenagakerjaan RI, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) [tangkapanlayar/youtube]

Kasus korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terus mengemuka, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menentukan penjadwalan ulang pemeriksaan, Muhaimin Iskandar atau biasa disebut Cak Imin.

Politisi PKB ini akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus rasuah di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Pria yang berposisi sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bakal diperiksa pada Kamis (7/9/2023) besok.

Berikut adalah 6 fakta terbaru terkait perkembangan kasus ini:

1. Penjadwalan Ulang Pemeriksaan Cak Imin: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menentukan penjadwalan ulang pemeriksaan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, sebagai saksi dalam kasus korupsi di Kemenaker.

Pemeriksaan ini akan dilakukan pada Kamis (7/9/2023) setelah Cak Imin meminta penundaan pada pemanggilan sebelumnya.

2. Permohonan Penundaan: Sebelumnya, Cak Imin meminta penundaan pemeriksaan karena memiliki kegiatan di luar kota.

KPK memahami permohonan ini dan menjadwalkan ulang sesuai dengan kesepakatan agar pemeriksaan berlangsung efektif.

3. Keterlibatan Cak Imin: Cak Imin merupakan saksi penting dalam kasus korupsi Kemenaker karena pernah menduduki jabatan sebagai Menteri Tenaga Kerja (Menaker) periode 2009-2014, tahun yang diduga terjadi korupsi.

baca juga

4. Pemeriksaan Seluruh Pihak: KPK akan meminta keterangan dari semua pihak yang diduga memiliki kaitan dengan kasus ini, termasuk para pejabat di Kemenaker yang berdinas pada era 2012. Ini dilakukan untuk memperoleh informasi yang jelas dan lengkap.

5. Identitas Tersangka Belum Dibongkar: KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini, terdiri dari dua Aparatur Sipil Negara (ASN) dan satu pihak swasta. Namun, identitas resmi para tersangka belum diungkapkan oleh KPK, dan hal ini akan disampaikan saat upaya penahanan dilakukan.

6. Kasus Korupsi di Kemenaker: Kasus korupsi ini diduga terjadi pada tahun 2012, dan saat ini tengah menjadi sorotan. Tindak pidana korupsi menjadi fokus utama KPK, dan pemeriksaan serta pengusutan terus berlanjut untuk mengungkap keterlibatan semua pihak yang terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Manuver Politik Cak Imin dari Kudeta PKB dan Jadi Cawapres Anies Baswedan

Dua Manuver Politik Cak Imin dari Kudeta PKB dan Jadi Cawapres Anies Baswedan

Mamagini | Rabu, 06 September 2023 | 13:07 WIB

Beredar Video Lawas Bukti Pernyataan Gus Dur Sebut Cak Imin Curi PKB

Beredar Video Lawas Bukti Pernyataan Gus Dur Sebut Cak Imin Curi PKB

Mamagini | Rabu, 06 September 2023 | 09:15 WIB

Alissa Wahid Kesal Cak Imin Tak Berhenti Jual Nama Gus Dur untuk Cari Dukungan Publik

Alissa Wahid Kesal Cak Imin Tak Berhenti Jual Nama Gus Dur untuk Cari Dukungan Publik

Mamagini | Rabu, 06 September 2023 | 08:53 WIB

Terkini

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

×