Pemain naturalisasi Indonesia, Sandy Walsh, mengalami cedera kepala gegar otak ringan saat membela KV Mechelen di Liga Belgia.
Insiden ini terjadi hanya 11 menit seusai laga dimulai, di mana ketika Sandy Walsh melanggar pemain OH Leuven, Thorsteinsson, di dalam kotak penalti.
Terjadinya benturan keras antara kepala Thorsteinsson dan kepala Walsh menyebabkan wasit segera menghukum dengan penalti dan menghadiahkan kartu kuning kepada Walsh.
Berikut adalah 5 fakta penting tentang insiden ini:
1. Cedera Gegar Otak Ringan
Sandy Walsh mengalami cedera kepala gegar otak ringan dalam pertandingan melawan OH Leuven di Liga Belgia. Cedera tersebut terjadi setelah benturan kepala dengan pemain lawan dalam kotak penalti.
2. Insiden dan Hukuman
Insiden terjadi hanya 11 menit setelah pertandingan dimulai ketika Walsh melanggar pemain OH Leuven, Thorsteinsson, dalam kotak penalti. Wasit memberikan hukuman penalti dan kartu kuning kepada Walsh. Meskipun Thorsteinsson gagal mencetak gol, insiden tersebut berdampak serius pada kesehatan Walsh.
3. Pertandingan Dihentikan
Baca Juga: Mengapa Daun Kelor Bisa Jadi Solusi Stunting pada Anak? Ini 6 Manfaatnya
Setelah insiden, Sandy Walsh akhirnya ditarik keluar dari lapangan pada menit ke-16 pertandingan. Keputusan untuk menariknya keluar diambil untuk memastikan kesehatannya.
4. Diagnosa Gegar Otak Ringan
Setelah menjalani pemeriksaan medis, diketahui bahwa Sandy Walsh mengalami gegar otak ringan. Cedera ini membutuhkan perhatian khusus dan pemulihan yang tepat sebelum bisa kembali bermain sepak bola.
5. Potensi Pengaruh pada Timnas Indonesia
Cedera ini mungkin berdampak pada keterlibatan Sandy Walsh bersama Timnas Indonesia. Timnas Indonesia akan segera menghadapi pertandingan penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, dan kesehatan Walsh akan menjadi perhatian utama dalam menentukan keterlibatannya.