Banjir New York yang terjadi pada Jumat (29/9/2023) menjadi sorotan dunia. Banjir besar yang disebabkan oleh curah hujan tinggi itu telah melumpuhkan kota sebagian besar New York.
Hujan lebat yang mengguyur selama lebih dari 24 jam itu mengakibatkan banyak jadwal transportasi yang dibatalkan atau ditunda, sehingga sempat timbul kekacauan.
Melansir harian The New York Times, curah hujan yang tinggi hingga 20 cm itu membuat jaringan saluran pembuangan New York kewalahan.
Hal ini pada akhirnya membuat Gubernur New York Kathy Hochul mengumumkan keadaan darurat di Kota New York dan sekitarnya.
”Badai ini berbahaya dan mengancam jiwa. Saya mengumumkan keadaan darurat di seluruh Kota New York, Long Island, dan Lembah Hudson karena curah hujan ekstrem di seluruh wilayah,” tulisnya di media sosial.
Lebih lanjut, dikatakan bahwa tingginya curah hujan di bulan September 2023 ini, menjadikan bulan tersebut sebagai bulan terbasah di kota New York sejak tahun 1882.
Curah hujan di bulan September 2023 mencapai 36 cm. Dan Hochul menyebut bahwa New York belum pernah mengalami hujan deras dengan curah hujan setinggi tersebut sejak tahun 1955.